kumparan
7 Februari 2019 16:53

Marthino Lio: Gagal Masuk Militer, Beralih Jadi Seniman

Marthino Lio
Marthino Lio. Foto: Munady Widjaja
Penampilan aktor Marthino Lio dalam film 'Sultan Agung' (2018) rupanya mendapatkan apresiasi dari sejumlah pihak. Hal itu dibuktikan dengan penghargaan dalam kategori 'Aktor Pendukung Pria Terpilih' dalam ajang Piala Maya 2019.
ADVERTISEMENT
Piala tersebut merupakan penghargaan pertama Marthino Lio di dunia seni peran. Sebelumnya, ia juga sudah pernah memenangkan Piala Citra dalam kategori 'Lagu Tema Terbaik' untuk film 'Ada Apa dengan Cinta 2' bersama Melly Goeslow. Pria berusia 29 tahun tersebut tak pernah menyangka bisa mendapatkan apresiasi seperti itu di dunia hiburan Tanah Air. Sebab, menjadi seorang seniman bukanlah cita-cita utamanya saat kecil dulu.
Marthino Lio
Marthino Lio ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (7/2). Foto: Mustika Sari/kumparan
Sejak kecil, Marthino Lio selalu bermimpi ingin menjadi anggota militer yang terlihat gagah dengan seragam lengkapnya. Hal tersebut diceritakannya dalam sesi makan siang bersama sejumlah media di Balai Sarwono, Jakarta Selatan, Kamis (7/2). "Dulu Opa militer, adik-adik nenek juga militer. Kayaknya gagah aja ya, pakai seragam. Dulu maunya jadi militer juga, tapi enggak dibolehin," kata Marthino Lio mengenang masa kecilnya.
ADVERTISEMENT
Keinginan Marthino Lio untuk menjadi anggota militer ditentang keras oleh sang ibu tercinta. Ibunya tak ingin mengambil risiko jika Marthino memutuskan untuk jadi anggota militer. "Takut kali ya mereka (ayah dan ibu), takut kenapa-kenapa," ujarnya.
Setelah keinginannya untuk jadi anggota militer ditentang oleh kedua orang tuanya, bintang film 'Eiffel I'm in Love 2' itu akhirnya memilih untuk menekuni dunia seni.
Akan tetapi, perjalanannya di industri hiburan juga tak mudah. Ia juga sempat dilarang orang tuanya untuk menapaki karier sebagai aktor atau penyanyi. "Enggak langsung (disetujui). Kan mikirnya ini bayarannya enggak jelas, tapi tetap ngeyel saja. Memang batu dari kecil," ucapnya seraya tertawa.
Walaupun tak mendapatkan restu, tapi Marthino tetap mengikuti kata hatinya untuk terjun di dunia hiburan. Bakat seni di dalam dirinya sudah mulai terlihat sejak dia masih kecil.
Marthino Lio
Marthino Lio. Foto: Munady
Ketika masih duduk di bangku Sekolah Dasar, ia pernah mengikuti kesenian Gamelan Bali. Ia bersama timnya pernah menjelajahi beberapa daerah di Amerika Serikat untuk memperkenalkan seni tradisional asal Bali tersebut.
ADVERTISEMENT
"Kita sudah keliling US mainnya. Dulu kan tinggal di Amerika, tapi sering main ke konsulat, di situ ada Gamelan Bali, terus belajar deh," kata pria kelahiran Surabaya, Jawa Timur itu.
Saat ini, Marthino memilih untuk fokus dengan kariernya di dunia seni peran. Meski sudah mendapatkan penghargaan, namun dia mengaku tak ingin tinggi hati. Dia masih tetap belajar untuk menjadi aktor yang baik.
Petuah-petuan dari bintang senior yang ditemuinya pun, kerap didengarkan Marthino Lio baik saat berada di lokasi syuting. Sehingga ia dapat mengembangkan kemampuannya di dunia hiburan Tanah Air.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan