Mau Tahu Situs Belanja Online dan Aplikasi Kencan Khusus Orang Kaya?

Selain karena praktis dan bisa menghemat waktu, belanja online juga memberikan garansi keamanan. Jangan lupakan juga promosi yang bertebaran dengan segala kemudahan lain yang ditawarkan.
Tapi, ada juga lho situs belanja online yang menawarkan barang-barang eksklusif khusus untuk orang-orang superkaya. James Edition… di sanalah para tuan dan nyonya berbelanja dalam dunia maya.
James Edition menampilkan lebih dari 100 ribu barang. Dari jet pribadi, mobil-mobil eksotis, jam tangan eksklusif hingga rumah mewah dari 3.600 diler di seluruh dunia.
Mau rumah liburan di pinggir pantai? Tuan dan nyonya bisa tengok ‘II Palmetto’ yang dibangun arsitek Maurice Fatio pada 1930. Properti bergaya Italian Renaissance seluas 2,2 hektare ini sudah mengalami restorasi yang dikerjakan selama 4 tahun.

II Palmetto yang berlokasi di Palm Beach, Florida, Amerika Serikat, dijual dengan harga 137 juta dolar AS atau sekitar Rp 1,7 triliun!
Tuan dan nyonya juga tak akan kesulitan jika ingin membeli Yacht Natita 216' Oceanco 2005/2012 seharga 39,9 juta dolar atau mobil Buggatti Chiron seharga 3,7 juta dolar. Cukup dengan sentuhan jari, koneksi internet, dan rekening yang gendut.

Kaum jetset juga senang mengoleksi barang-barang eksklusif edisi terbatas. Seperti kursi karya desainer Austria, Rainer Weber. Tentu bukan kursi biasa, karena dibangun dengan bahan 6 pucuk senjata AK47 asli sebagai kaki kursi berkelir krom. Tapi harga kursi eksklusif ini tidak ditampilkan, hanya tercantum ‘Price on Request.’

Aplikasi Kencan Orang Kaya
Selain James Edition yang menyediakan barang-barang eksklusif, ada juga aplikasi Luxy yang menjadi mak comblang para orang kaya. Mengutip istilah dari Vice, Luxy sederhananya adalah ‘Tinder tanpa orang miskin’.
Dalam keterangan di situsnya, Luxy mengklaim bahwa tiap satu orang dari dua anggota aktif, memiliki pendapatan lebih dari 500 ribu dolar AS atau sekitar Rp 6,6 miliar. Lalu sekitar 41 persen dari seluruh anggota, sudah terverifikasi memiliki pemasukan lebih dari 1 juta dolar atau sekitar Rp 13,3 miliar.


Eksklusivitas menjadi nilai jual Luxy yang membedakannya dengan aplikasi kencan seperti Tinder. Luxy melakukan seleksi ketat untuk anggotanya. Jika tuan dan nyonya sudah menjadi anggota, tuan dan nyonya bisa ikut menyeleksi anggota baru, apakah layak atau tidak untuk masuk ke dalam komunitas. Luxy juga rutin membuat kopi darat untuk para anggota.
Mau mencoba?
