Kumparan Logo

Maxime Bouttier Cerita Ditampar Raihaanun saat Syuting "Tante Sonya"

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Raihaanun dan Maxime Bouttier saat acara "An After Office Date" WeTV Original Series "Tante Sonya" di Kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Raihaanun dan Maxime Bouttier saat acara "An After Office Date" WeTV Original Series "Tante Sonya" di Kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan

Maxime Bouttier membagikan cerita di balik proses syuting WeTV Original Series “Tante Sonya”. Salah satu pengalaman yang paling diingatnya adalah ketika menjalani adegan bersama Raihaanun.

Hal tersebut diceritakan Maxime saat menghadiri acara An After Office Date with Maxime di On3 Senayan, Jakarta. Dalam acara tersebut, Maxime juga memasak hidangan spaghetti aglio olio sambil berbincang mengenai perannya sebagai Ben.

Maxime mengatakan salah satu adegan yang cukup menantang adalah ketika Ben harus memainkan piano untuk Sonya. Dalam adegan tersebut, karakter yang diperankan Raihaanun harus menampar Ben.

Raihaanun dan Maxime Bouttier saat acara "An After Office Date" WeTV Original Series "Tante Sonya" di Kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan

Menurut Maxime, adegan tersebut harus dilakukan beberapa kali hingga akhirnya mendapatkan gambar yang sesuai.

“Kalau bisa bilang challenge itu adalah challenge momen kita lagi, aku main piano buat Sonia. Dan di adegan itu Sonia harus tampar aku,” ujar Maxime saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat.

Maxime kemudian mengungkapkan bahwa Raihaanun benar-benar melakukan adegan tamparan tersebut. Bahkan, adegan itu harus diulang hingga beberapa kali.

“Dan ternyata kalau Raihaanun tampar pemain, dia tamparnya beneran,” kata Maxime.

Maxime Bouttier saat acara "An After Office Date" WeTV Original Series "Tante Sonya" di Kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan

Ia mengaku sempat kaget karena tamparan tersebut terasa cukup keras. Setelah beberapa kali take, Maxime pun menyadari adegan tersebut masih harus terus dilanjutkan.

“Setelah empat lima kali take kayak, oh, she’s still not gonna go on. Like, she’s just gonna keep on,” ujarnya sambil tertawa.

Maxime memperkirakan adegan tersebut dilakukan sekitar lima hingga enam kali. Meski begitu, ia menyebut pengalaman tersebut menjadi tantangan yang menarik selama proses syuting.

“Menurut aku itu sangat menarik dan kayak, oh, it’s a challenge for me as an actor, untuk benar-benar keep my cool. Biasanya kan aku pasti ketawa,” tutur Maxime.

Maxime Masak untuk Perankan Ben

Selain bercerita soal adegan tersebut, Maxime juga menunjukkan kemampuannya memasak dalam acara An After Office Date with Maxime. Ia menyiapkan spaghetti aglio olio untuk para penggemar yang hadir.

Memasak sendiri memang bukan hal baru bagi Maxime. Ia mengaku sudah terbiasa memasak sejak duduk di bangku SMA karena kedua orang tuanya juga memiliki latar belakang sebagai chef.

“Dari SMA. Kayaknya bapak, papaku kan chef, ya. Jadi memang, dan mamaku juga dulu chef. Jadi it’s a normal thing. Itu kayak sesuatu yang normal di keluarga kita kayak untuk masakin,” ujar Maxime.

Maxime Bouttier saat acara "An After Office Date" WeTV Original Series "Tante Sonya" di Kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan

Menurut Maxime, ayah dan ibunya turut mengajarinya memasak. Ia juga masih mengingat beberapa masakan yang pertama kali dibuatnya, mulai dari mi goreng hingga omelet.

Bagi Maxime, memasak juga menjadi bagian dari karakter Ben di Tante Sonya. Dalam cerita, Ben beberapa kali menunjukkan perhatian kepada Sonya melalui makanan.

Maxime bahkan mengaku sempat memberikan masukan saat proses syuting agar adegan memasak yang dilakukan Ben terlihat lebih natural.

“Soalnya kan biasalah kalau shooting itu kan masakan itu digampangin sebisa mungkin, kebutuhan shooting lah. Cuma buat videonya saja,” kata Maxime.

Ia pun beberapa kali memberikan masukan ketika melihat proses memasak yang menurutnya kurang sesuai.

“Aku banyak protesnya sih kayaknya,” ujarnya.

WeTV Original Series “Tante Sonya” sendiri menceritakan hubungan Sonya (Raihaanun), perempuan karier yang kembali ke Indonesia untuk memimpin perusahaan keluarganya, dengan Ben (Maxime Bouttier), laki-laki yang lebih muda dan masih mengingat kebaikan Sonya. Serial ini mengangkat romansa beda usia yang berpadu dengan persoalan karier dan keluarga.