Mediasi Gagal, Kartika Putri Ingin Richard Lee Minta Maaf dengan Baik dan Benar

Perseteruan Kartika Putri dengan Dokter Richard Lee masih terus berlanjut. Mediasi keduanya yang digelar di Polda Metro Jaya pada Jumat (23/4) bahkan tak menemukan titik temu, sehingga proses hukum terus berlanjut.
Kartika memberikan sejumlah penawaran kepada Richard sebagai terlapor, untuk menyelesaikan persoalan itu. Salah satunya terkait permintaan maaf Richard sesuai redaksional yang disiapkan Kartika.
“Poin itu juga belum dapat dipenuhi terlapor, karena khususnya kita meminta adanya redaksional yang disetujui kami dan kami sampaikan,” kata kuasa hukum Kartika Putri, Brian Praneda, di Polda Metro Jaya.
Kata Brian, permintaan itu dibuat lantaran permintaan maaf dari Richard selama ini dinilai tidak tulus. Bahkan, mereka melihat Richard menyelipkan maksud tendensius dari permintaan maaf yang dia buat.
“Dalam artian minta maaf dengan intrik yang tersirat, lebih banyak tendensiusnya. Makanya kita enggak mau mengulang hal yang serupa,” tuturnya.
Kartika Putri, dalam kesempatan yang sama, mengaku bahwa hal tersebut memang sangat dibutuhkan. Dia sengaja menyiapkan redaksional permintaan maaf untuk disampaikan Richard.
“Kenapa kita pakai redaksional, karena pada saat disomasi, kami tidak memberi redaksional, akhirnya malah menjatuhkan nama baik saya lagi menggiring opini lagi,” ungkap Kartika.
“Jadi kami pikir jangan-jangan beliau enggak ngerti bagaimana minta maaf dengan cara yang baik, gimana cara minta maaf dengan etika yang baik," tambahnya.
Ya, Kartika menilai Richard tak tahu bagaikan mengucapkan permintaan maaf dengan baik. Kartika tak mau nantinya ucapan Richard malah menimbulkan penggirangan opini yang membuat persoalan itu malah menjadi perbincangan publik.
“Dengan adanya redaksi tersebut, kami membuat, menyarankan begini loh caranya minta maaf yang baik dan benar, dan juga apa isi redaksi tersebut, adanya sesuai fakta dan bukti bukti, yang itu gak mengada-ngada,” pungkasnya.
