Kumparan Logo

Melihat Perubahan Abimana Aryasatya di Sejumlah Peran

kumparanHITSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Perubahan Abimana Aryasatya di sejumlah perannya. Foto: Infografik: Sabryna Putri Muviola/kumparan.
zoom-in-whitePerbesar
Perubahan Abimana Aryasatya di sejumlah perannya. Foto: Infografik: Sabryna Putri Muviola/kumparan.

Tahun ini nama Abimana Aryasatya amat bersinar di industri hiburan tanah air. Salah satunya ia terpilih memerankan tokoh Sancaka/Gundala di film 'Gundala' garapan Joko Anwar.

Di dunia akting, Abimana telah melakoni berbagai macam karakter. Mari lihat satu per satu transformasi penampilannya di sinetron dan film sejak era '90-an hingga kini

1. Sinetron 'Lupus Milenia'

Abimana Arysatya di sinetron 'Lupus Milenia'. Sumber YouTube: Lupus Milenia.

Ingat sinetron 'Lupus Milenia', yang pertama kali mengudara pada 1995? Menggunakan nama panggung Robertino, Abimana Aryasatya menjadi pemeran pendukung bernama Nuno di sinetron tersebut.

Saat berperan di 'Lupus Milenia', rambut Abimana masih gondrong dan tubuhnya belum berotot seperti sekarang. Sebagai Nuno, ia diharuskan terus mengenakan aksesoris kalung rantai silver yang berukuran cukup besar.

Wajah Abimana saat itu juga masih terlihat sangat muda. Ya, saat itu memang ia baru berusia 17 tahun.

2. Melepas nama Robertino

embed from external kumparan

Abimana pertama kali melepas nama Robertino pada 2011 di film 'Catatan (Harian) Si Boy'. Dalam film itu, ia berperan sebagai Andi. Sejak saat itu ia juga tak lagi menggunakan nama Robertino.

Meski dalam film tersebut ia hanya menjadi pemeran pendukung, nama Abimana sepertinya membawa keberuntungan yang cukup besar.

Sebab pada tahun berikut, ia terpilih untuk menjadi bintang utama dalam film 'Republik Twitter' yang rilis pada 2012.

Dari segi penampilan, saat bermain di film 'Catatan (Harian) Si Boy' dan 'Republik Twitter', rambut Abimana masih gondrong. Dengan poni yang panjang, ia seperti terinspirasi dari gaya anak-anak emo yang memang cukup populer di masa itu.

embed from external kumparan

Meski sudah berusia 30 tahun, di film 'Republik Twitter' Abimana berperan sebagai seorang remaja usia 20 tahunan. Namun, usia memang tak bisa bohong dan wajahnya pun tak tampak muda seperti sedia kala.

Tubuh Abimana juga terlihat semakin berotot. Itu bukti Abimana mulai gemar berolahraga dan mengatur pola hidup yang lebih sehat.

3. Menjadi musafir

Abimana di film 'Haji Backpacker'. Foto: Youtube/Falcon

'Haji Backpacker' (2014) jadi film paling menantang pertama bagi seorang Abimana. Berperan sebagai Mada, dalam film itu Abimana dituntut untuk tampil sebagai seorang musafir yang berkelana ke banyak negara.

Di film itu, tubuh Abimana terlihat lebih kurus. Dengan rambut pendek dan janggut tipis, wajahnya pun terlihat semakin tirus.

Berkat transformasi ekstrem yang dilakoninya, Abimana masuk sebagai salah satu nominasi 'Aktor Terbaik' di Piala Citra 2014.

Namun, ia kalah dari Chicco Jerikho yang berhasil berperan secara apik di film 'Cahaya Dari Timur: Beta Maluku'.

4. Sebagai polisi di '3'

Abimana di film '3'. Foto: Youtube/ MVP Pictures ID

Sukses berperan sebagai musafir, Abimana menerima tantangan baru saat terpilih untuk memerankan tokoh Lam di film '3: Alif Lam Mim'. Lam adalah seorang polisi Indonesia di masa depan, yang digambarkan telah kacau dan jauh dari agama.

Di film 'Haji Backpacker' ia harus menurunkan berat badan, maka di '3: Alif Lam Mim' Abimana dituntut untuk memperbesar masa otot. Sebagai polisi yang harus melawan ancaman teroris, Abimana juga harus mampu melakukan berbagai koreografi bela diri.

Perawakan Abimana di film ini juga terlihat amat macho dengan rambut gondrong dan janggut lebat. Uniknya, perawakan serupa juga Abimana tampilkan saat bermain di film action 'The Night Comes For Us' (2018).

5. Sosok ayah yang berwibawa

Abimana di film 'Sabtu Bersama Bapak. Foto: Youtube/Falcon

Pada 2016, Abimana dipercaya untuk bermain di empat film dengan genre beragam. Di film 'Sabtu Bersama Bapak', Abimana memerankan tokoh Gunawan Garnida, seorang ayah berwibawa yang diceritakan mengidap penyakit parah.

Dalam film itu, Abimana benar-benar berhasil mengeluarkan aura kebapakan. Ia terlihat amat bijaksana, juga sayang pada dua anak-anak laki-lakinya, Satya (Arifin Putra) dan Cakra (Deva Mahendra).

Abimana mampu dengan baik mengimbangi Ira Wibowo yang berperan sebagai istrinya, Itje. Padahal, usia Abimana 15 tahun lebih muda dari Ira.

6. Memerankan Dono 'Warkop'

embed from external kumparan

Masih di 2016, Abimana dipercaya untuk berperan sebagai Dono di film 'Warkop DKI Reborn'. Di film itu, ia beradu akting dengan Vino G. Bastian yang berperan sebagai Kasino dan Tora Sudiro sebagai Indro.

Memerankan Dono, Abimana menggunakan gigi palsu yang membuat wajahnya terlihat berbeda. Terutama di bagian mulut. Rambutnya juga sengaja dibuat lebih keriting agar mirip seperti almarhum Dono sewaktu muda.

Abimana terbukti berhasil menirukan gestur tubuh dan cara berbicara. Berkat 'Warkop DKI Reborn', ia memenangkan kategori 'Pemeran Utama Pria Terbaik' di Indonesian Box Office Movie Awards 2017.

7. Gundala

embed from external kumparan

Agustus mendatang, film 'Gundala akan rilis di bioskop dan Abimana lah yang akan memerankan tokoh utama bernama Sancaka/Gundala. Di film ini, Abimana diharuskan mengurangi lemak dan meningkatkan masa otot.

Rambutnya dicukur pendek dan tak ada sehelai pun janggut yang menghiasi wajahnya. Bermain sebagai tokoh superhero, Abimana harus bisa melakukan berbagai koreo bela diri yang tergolong ekstrem.

Untungnya, ia dibantu oleh Cecep Arif Rahman yang didapuk menjadi pemeran sekaligus pengarah koreografi bela diri.

Dalam film itu, Abimana Aryasatya diharapkan bisa dengan baik berperan sebagai Sancaka/Gundala dan memulai jagad superhero Indonesia ala Marvel Cinematic Universe.