Membandingkan 2 Aktor 'Hit & Run', Chandra Liow dan Jefri Nichol

8 Juni 2019 18:04 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Dua aktor pemeran 'Hit & Run', Chandra Liow dan Jefri Nichol Foto: Graphic: Putri Sarah Arifira/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Dua aktor pemeran 'Hit & Run', Chandra Liow dan Jefri Nichol Foto: Graphic: Putri Sarah Arifira/kumparan
ADVERTISEMENT
Film 'Hit & Run' karya Ody C Harahap menjadi salah satu film yang tayang di momen libur Lebaran tahun ini. 'Hit & Run' bersaing dengan sederet film Indonesia lainnya seperti 'Ghost Writer', 'Kuntilanak 2', 'Single 2', hingga 'Si Doel 2'.
ADVERTISEMENT
'Hit & Run' bercerita tentang Tegar (Joe Taslim), seorang polisi selebriti yang cukup narsis. Ia ditugaskan untuk membongkar tindak kriminal yang dilakukan oleh Coki (Yayan).
Selain Joe Taslim dan Yayan Ruhian, aktor lain yang terlibat dalam film ini adalah Chandra Liow dan Jefri Nichol. Mereka bertugas sebagai informan yang membantu sang pemeran utama dalam menyelesaikan misinya.
Nah, kali ini, kumparan akan membahas tentang karier Chandra Liow serta Jefri Nichol di industri hiburan Tanah Air. Simak ulasannya berikut ini.
Chandra Liow Foto: Munady Widjaja
Pemilik nama lengkap Chandra Timothy Liow ini mengawali kariernya lewat media sosial. Sebelum terkenal seperti sekarang, Chandra diajak oleh Benakribo untuk membuat video di Instagram, yang saat itu baru bisa mengunggah video selama 15 detik.
ADVERTISEMENT
Awalnya, cowok berusia 25 tahun tersebut menolak, lantaran menganggap durasi tersebut terlalu singkat untuk dijadikan sebuah konten. Namun, setelah mereka membuat video, ternyata banyak sekali respons positif dari netizen.
Dari situ, mereka dan beberapa rekan lainnya mulai rutin mengunggah video-video di Instagram, dan kemudian menciptakan komunitas video Instagram lokal bernama Indovidgram. Hingga kini, akun Instagram Indovigram sudah memiliki 3,4 juta pengikut, lho.
Chandra tak hanya menuangkan kreativitasnya lewat satu platform saja. Ia kemudian menciptakan video-video menarik lain lewat YouTube. Namanya pun semakin melambung setelah itu.
Pada tahun 2015, Chandra meraih tiga nominasi (Best Youtube Channel, Best Youtube Personality, dan kategori Lifestyle) di ajang Influence Asia 2015. Acara tersebut merupakan acara penghargaan media sosial terbesar di Asia yang dihelat di Singapura.
Pemain film Hit & Run, Chandra Liouw, saat berkunjung ke kantor kumparan, di Jalan Jati Murni No.1A, Jati Padang, Jakarta Selatan, Senin (15/4). Foto: Helmi Afandi/kumparan
Di tahun yang sama, Chandra juga terlibat dalam dua film sekaligus, yang keduanya bergenre drama komedi berjudul 'YouTubers' dan 'Single'.
ADVERTISEMENT
Dalam film 'Hit & Run', Chandra berperan sebagai Lio, seorang tukang tipu kelas rendahan, yang rela melakukan apapun demi keberlangsungan hidupnya. Ia harus menaikkan berat badannya secara drastis demi tampil maksimal di film ini.
Pemain film Hit & Run, Jefri Nichol, saat berkunjung ke kantor kumparan, di Jalan Jati Murni No.1A, Jati Padang, Jakarta Selatan, Senin (15/4). Foto: Helmi Afandi/kumparan
Berbeda dengan Chandra Liow, Jefri Nichol mengawali kariernya sebagai seorang model. Ia kemudian terjun ke dunia akting lewat mini seri 'Kami RIndu Ayah' di tahun 2013, yang dilanjutkan dengan peran di beberapa FTV.
Aktor yang tahun ini menginjak usia 20 tahun tersebut pertama kali membintangi film layar lebar di tahun 2017. Jefri bermain dalam film 'Pertaruhan' kala itu.
Kariernya sebagai seorang aktor remaja mulai diperhitungkan sejak saat itu. Sebagian besar film yang diperankannya bergenre drama romantis. Namun, karakter yang paling melekat dalam dirinya adalah karakter Nathan di film 'Dear Nathan'.
Jefri Nichol. Foto: Munady Widjaja
Sederet film yang permah dimainkan Jefri Nichol antara lain adalah 'Jailangkung', 'A: Aku, Benci, & Cinta', 'One Fine Day', 'DreadOut', dan juga 'Surat Cinta Untuk Starla'.
ADVERTISEMENT
Jefri Nichol masuk ke dalam nominasi 'Pemeran Utama Pria Terpuji Film Bioskop' dalam ajang Festival Film Bandung 2017 lewat film 'Dear Nathan', namun tak memenangkannya. Di tahun yang sama, dia mendapat penghargaan 'Aktor Pendatang Baru Terpilih' di ajang Piala Maya.
Terlibat dalam film 'Hit & Run' membuat Chandra Liow dan Jefri Nichol menjalin hubungan yang akrab, layaknya kakak dan adik. Bahkan, kedekatan itu masih terasa meskipun proses syuting telah lama selesai.
Kendati demikian, di awal pertemuan mereka, Chandra ternyata pernah menganggap remeh Jefri. Karena sering bermain dalam film drama, Chandra menilai Jefri hanya bermodalkan wajah tampan saja di industri hiburan Indonesia.
"First impression ke Jefri tuh buruk banget, karena dia kan yang gue lihat dia main film romance, punya wajah cakep, sudah gitu doang. Modal lu muka ganteng doang," kata Chandra Liow saat melakukan media visit di kantor kumparan, belum lama ini.
ADVERTISEMENT
Pandangan Chandra ke Jefri seketika berubah ketika mereka mulai berbicara satu sama lain. Menurut pemain film 'Single' itu, Jefri adalah sosok yang cerdas dan bisa diajak berdiskusi tentang apapun.
"Pas syuting bareng, dia mulai menunjukkan sisi asli dia. Ini orang tiba-tiba rindu politik, bahas politik, pas syuting, bukan yang bercandaan, tapi serius bahas. Dari situ mikir 'wah ini orang enggak cuma ganteng tapi juga asyik'," terang Chandra.
Di sisi lain, Jefri Nichol juga bangga bisa terlibat dalam satu produksi film dengan inisiator Indovidgram itu. Bagi Jefri, Chandra adalah sosok yang menghidupkan suasana selama proses syuting berlangsung.
"Bang Chandra ini sudah kayak jantung dari film ini. Dia menghidupkan suasana. Kalau enggak ada Bang Chandra, ini syuting enggak bakal hidup, suasanya enggak kerasa," kata Jefri yang disusul dengan senyuman malu dari Chandra.
ADVERTISEMENT