Membandingkan Karier Hannah Al Rashid dan Pevita Pearce

Pevita Pearce dan Hannah Al Rashid sudah cukup malang melintang di dunia perfilman Tanah Air. Keduanya sudah membintangi beragam film.
Pevita sudah terjun ke dunia film sejak 2006. Film yang ia bintangi seperti '5 cm', 'Sebelum Iblis Menjemput', dan 'Gundala'.
Sementara, Hannah mulai main film sejak 2011. Beberapa film yang ia bintangi, seperti 'Comic 8: Kasino Kings part 1' dan 'Buffalo Boys'.
Lantas bagaimana karier Pevita dan Hannah di industri perfilman nasional? Berikut ulasannya.
1. Pevita Pearce
Pevita Cleo Eileen Pearce atau yang biasa disapa dengan nama Pevita Pearce merupakan seorang artis yang memiliki banyak penggemar. Lebih dari 15 judul film pernah dilakoninya sejak tahun 2006.
Perempuan kelahiran 6 Oktober 1992 tersebut mulai terjun ke dunia perfilman saat terlibat dalam film berjudul 'Denias, Senandung Di Atas Awan' pada tahun 2006. Waktu itu, ia memerankan Angel sebagai pemeran pendukung.
Dua tahun berselang, Pevita memerankan karakter utama bernama Tita dalam film 'Lost in Love'. Dalam film tersebut, ia beradu akting dengan Richard Kevin dan Arifin Putra. Berkat aktingnya di film tersebut, Pevita masuk nominasi sebagai aktris terbaik FFI pada tahun 2008.
Pada tahun 2012, adik dari Keenan Pearce itu terlibat dalam film '5 cm' yang diangkat dari novel berjudul sama. Pevita beradu akting dengan Herjunot Ali, Raline Shah, Fedi Nuril, hingga Saykoji. Film tersebut bercerita tentang petualangan mendaki gunung Semeru.
Kemudian pada tahun 2013, Pevita Pearce terlibat dalam film drama romantis berjudul 'Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck'. Dalam film yang diangkat dari novel karya Buya Hamka tersebut, Pevita memerankan karakter Hayati, dan beradu akting dengan Herjunot Ali, Reza Rahadian. Berkat aktingnya itu, film tersebut menjadi film terlaris sepanjang tahun 2013.
Tiga tahun berselang, tepatnya pada tahun 2016, perempuan berdarah Wales, beradu akting dengan Chicco Jericho dalam film 'Aach... Aku Jatuh Cinta'. Film tersebut mengangkat cerita drama komedi romantis berlatar tahun 1970 hingga 1990.
Sebagai seorang aktris, Pevita Pearce tidak hanya berakting untuk film drama romantis, namun juga sempat mengambil tawaran untuk bermain film horor. Bersama dengan Chelsea Islan, hingga Karina Suwandi, mereka terlibat dalam film 'Sebelum Iblis Menjemput'.
Dalam film garapan sutradara Timo Tjahjanto tersebut, Pevita memerankan tokoh Maya. Berkat aktingnya itu, film tersebut sukses ditonton lebih dari 1,12 juta penonton bioskop.
Selain horor dan drama romantis, Pevita yang saat ini genap berusia 27 tahun tersebut juga terlibat dalam film bertema action. Setidaknya ada dua film bertema action yang mengharuskan tubuhnya beradu fisik dengan lawan mainnya.
Film 'Buffalo Boys' yang ditayangkan pada tahun 2018 menjadi film action pertama bagi seorang Pevita Pearce. Dalam film garapan sutradara Mike Wiluan itu, Pevita Pearce beradu akting dengan Ario Bayu, Yoshi Sudarso, Tio Pakusadewo, hingga Hannah Al Rashid.
Dan terbaru, Pevita Pearce terlibat dalam Jagat Sinema BumiLangit sebagai Sri Asih. Rencananya, ia bakal mulai syuting pada tahun 2020 mendatang. Sejumlah persiapan seperti latihan fisik telah dilakukannya.
"Ada beberapa luka-luka mungkin karena musclenya juga belum terbiasa terhadap beberapa gerakan-gerakan. Tapi insyaallah sekarang udah mendingan," kata Pevita, beberapa waktu lalu.
2. Hannah Al Rasyid.
Hannah Aidinal Al Rasyid alias Hannah Al Rasyid juga seorang artis yang telah berkecimpung ke dunia perfilman sejak tahun 2011. Sekitar 15 judul film pernah dibintanginya.
Di kancah perfilman, Hannah Al Rasyid mulai dikenal oleh masyarakat saat membintangi film Modus Anomali bersama Rio Dewanto pada tahun 2012. Keduanya berperan sebagai pasangan suami istri. Dalam film garapan Joko Anwar tersebut, Hannah tampil sebagai perempuan hamil.
Setelah tampil di ‘Modus Anomali’, perempuan kelahiran 25 Januari 1986 tersebut mulai dilirik oleh para sineas untuk membintangi film mereka. Salah satunya ‘Comic 8: Casino Kings part 1’ yang tayang pada 2015.
Dalam film garapan sutradara Anggi Umbara tersebut, Hannah beradu akting dengan Arie Kriting, Indro Warkop, Babe Cabita serta para komika lainnya. Terbukti film tersebut cukup sukses dengan perolehan jumlah penonton sebanyak lebih dari 1,2 juta orang di bioskop.
Setahun berselang, perempuan berdarah Inggris itu terlibat dalam film ‘Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1’. Ia berperan sebagai Sophie anggota CHIPS cabang Prancis. Ia ditugaskan untuk membantu CHIPS di Jakarta, termasuk Dono, Kasino, dan Indro.
Dalam film garapan sutradara Anggi Umbara tersebut, Hannah beradu akting dengan Abimana Aryasatya, Vino G Bastian, Tora Sudiro. Film ini terbukti menuai kesuksesan dengan ditonton sebanyak 6,8 juta orang di bioskop.
Pada tahun 2018, bersama dengan Dian Sastrowardoyo, Nicholas Saputra, hingga Oka Antara, Hannah Al Rasyid terlibat dalam film berjudul Aruna dan Lidahnya.
Film tersebut bercerita tentang catatan perjalanan tentang makanan di sejumlah tempat di Indonesia. Maka dari itu, Hannah dituntut untuk dapat merasakan berbagai macam kuliner.
Tak melulu soal drama romantis, Hannah juga aktif terlibat dalam film bertema action. Seperti saat memerankan tokoh Elena dalam film ‘The Night Comes for Us’ yang tayang pada tahun 2018 bersama dengan Joe Taslim, Iko Uwais, Julie Estelle, Arifin Putra, hingga Oka Antara.
Selain film 'The Night Comes for Us', perempuan berumur 33 tahun tersebut juga terlibat dalam film 'Buffalo Boys' bersama dengan Pevita Pearce, Ario Bayu, Yoshi Sudarso, Tio Pakusadewo hingga Zack Lee. Dalam film garapan sutradara Mike Wiluan, Hannah memerankan karakter Adrie yang antagonis.
Dan terbaru, Hannah Al Rashid menjadi bagian dari Jagat Sinema BumiLangit. Film berjudul 'Gundala' yang diangkat dari cerita komik sukses diminati banyak orang. Sekitar 1,6 juta orang telah menonton film tersebut.
Dalam film garapan sutradara Joko Anwar itu, Hannah Al Rashid berperan sebagai Cantika sang Perawat yang seorang antagonis.
So, antara Pevita Pearce dan Hannah Al Rashid manakah favorit kalian?
