Membongkar Sisi Kelam Dunia Kecantikan Lewat Drama Plastic Beauty

Netflix baru merilis trailer serial "Plastic Beauty" yang rencananya akan tayang perdana secara global pada 17 September mendatang. Serial ini mengangkat isu standar kecantikan hingga industri operasi kosmetik yang baru-baru ini semakin panas dibahas, khususnya di Jepang.
Dalam situs resminya, Netflix mengungkapkan, butuh waktu berbulan-bulan bagi tim kreatifnya untuk meneliti dunia kecantikan secara langsung.
Saat ini, standar kecantikan di Jepang memang sudah mulai terbuka dengan keberagaman penampilan. Di sisi lain, operasi kecantikan menjadi salah satu industri yang paling cepat berkembang. Hasilnya, mereka menjamin, bagian terdalam dari industri ini dilihat secara jujur, baik dari sisi glamor maupun dampaknya.
Plastic Beauty berpusat pada Fumi Numata (Mayu Matsuoka), seorang dokter bedah berbakat yang terpaksa banting setir ke dunia kecantikan setelah sebuah operasi darurat. Ia bergabung ke klinik milik Rin Tohyama (Riisa Naka), seorang ahli bedah kosmetik selebritis yang sangat percaya bahwa kecantikan bisa "menyembuhkan" manusia.
Karena prinsip dan ideologi tentang tujuan pengobatan dan kecantikan yang berbeda, keduanya kerap berbenturan. Hingga akhirnya Fumi mulai bertekad mengungkap sisi gelap dari industri tersebut.
Plastic Beauty bukan cuma soal prosedur operasi kosmetik. Tapi, juga menggambarkan tentang bagaimana rasa "lapar" dan obsesi mengejar kesempurnaan bisa mendorong orang sampai titik tertentu. Masalahnya, apakah hasilnya akan sesuai dengan harapan atau justru lebih dekat dengan kutukan?
Selain Mayu Matsuoka dan Riisa Naka, Plastic Beauty juga dimeriahkan oleh berbagai aktor lainnya seperti Riku Hagiwara, Yuu Shirota, Mijika Nagai, Daichi Watanabe, hingga Reiji dan Kavka Shishido. Yuki Saito (Unmet: A Neurosurgeon's Diary) bakal jadi sutradaranya, sedangkan musik pengiringnya akan digarap oleh Yuta Bandoh (Kaiju No.8) bersama MON/KU dan Sayaka Aoki.
