Menguak Asal Usul Han Solo Lewat 'Solo: A Star Wars Story'

Tokoh Han Solo yang diperankan oleh aktor kawakan Harrison Ford, menjadi satu daya tarik tersendiri saat 'Star Wars' memulai kembali proyek sekuel 'Star Wars: Force Awakens' (2015). Bersama beberapa tokoh klasik, seperti Chewbacca, Leia Organa, C3PO, serta R2D2 dari trilogi 'Star Wars' pertama pada 1976 sampai 1983, Solo kembali dengan gaya badboy-nya yang keren dan penuh kejutan.
Sayangnya, dalam film 'Star Wars: Force Awakens' tokoh Solo pada akhirnya mati di tangan anaknya sendiri, Ben Solo, yang sudah bertransformasi menjadi Kylo Ren, pendekar dark side asuhan Supreme Leader Snoke. Hal tersebut membuat banyak fans merasa sedih, kehilangan, dan kecewa.
Untung saja, setiap dua tahun, 'Star Wars' franchise membuat film spin off yang bermula dari kisah perjuangan Jyn Erso dan kawan-kawan mencuri denah Death Star I di 'Rogue One: A Star Wars Story' yang rilis pada 2016. Esok hari, Rabu (23/5) film 'Solo: A Star Wars Story' pun akan dirilis, demi mengobati rasa rindu penggemar pada sosok Han Solo.

Dengan timeline 10 tahun sebelum 'Star Wars: A New Hope' (1977), film tersebut menceritakan tentang asal usul Solo muda yang selama ini dipertanyakan. Oleh karena itu sosok Harrison Ford pun digantikan oleh Alden Ehrenreich yang berusia jauh lebih muda.
Aneh rasanya jika fans Star Wars lama melihat sosok Solo tidak diperankan oleh Ford, namun Ehrenreich memang terlihat sudah belajar cukup lama untuk menirukan, mulai dari senyum badboy ala Solo yang khas, cara menembak, hingga gaya bersandar.
Selain Ehrenreich, ada pula Donald Grover yang mengambil alih tugas Billy Dee Williams memerankan Lando Calrissian, teman karib Solo yang menjualnya pada Jabba The Hutt di film 'Star Wars: Empire Strikes Back' (1980).

Akan ada berbagai keseruan hingga kekonyolan dalam hubungan Solo dan Lando di film 'Solo: A Star Wars Story' yang pada akhirnya membuat fans mengerti mengapa si empunya asli pesawat Millenium Falcon itu kerap 'gemas' terhadap Solo.
Tak hanya menceritakan proses Solo merebut Millenium Falcon dari tangan Lando, ada berbagai fakta menarik di balik pesawat tersebut yang membuat Solo jadi terasa jauh lebih memiliki ikatan batin, melebihi ketertarikan pada kecepatan ataupun bentuk dari Falcon yang unik. Bubuhan berbagai easter egg kecil juga dipastikan bisa membuat banyak fans bernostalgia dan tersenyum bahagia saat menyaksikan film tersebut.

'Solo: A Star Wars Story' juga akan mengungkap cerita awal pertemuan Solo dan Chewbacca yang selama ini kerap membuat banyak fans bertanya-tanya. Seperti diketahui, bangsa Chewbacca, Wookie, telah dilanda kekacauan setelah para Clone Troopers melancarkan Order 66 di 'Star Wars: Revenge of the Sith' (2005). Lalu bagaimana bisa Solo dan Chewbacca alias Chewie bertemu? Jawabannya tersedia secara detail dan menarik di film 'Solo: A Star Wars Story'.
Persahabatan dengan Chewbacca serta Millenium Falcon akan diceritakan, lalu bagaimana dengan pistol kebanggan Solo yang sukses menembak mati pemburu bayaran Greedo di Tattooine? Apa benar Solo berada di Tattooine karena menghindari kejaran Jabba The Hutt? Dari manakah asal dadu emas yang menggantung di Millenium Falcon?
Tiga pertanyaan tersebut nantinya akan dijawab oleh dua tokoh baru bernama Qi'ra dan Beckett yang masing-masing diperankan oleh Emilia Clarke dan Woody Harrelson. Selain Lando dan Chewie, merekalah yang nantinya akan banyak menuntut fans dalam menjawab berbagai pertanyaan tentang origin Solo yang belum diketahui.

Kehebatan lain dari film 'Solo: A Star Wars Story' adalah cara sutradara Ron Howard membubuhkan berbagai unsur klasik, mulai dari tokoh, robot, hingga ornamen-ornamen kecil, yang pastinya akan menghidupkan kembali memori-memori masa lampau dari fans setia 'Star Wars'. Meski diperankan oleh aktor dan aktris baru, nuansa kuno tetap berhasil diciptakan olehnya.
Sayangnya, banyak hal-hal baru yang tidak pernah diungkap di 'Star Wars: A New Hope' (1977) yang pada hakikatnya merupakan film dengan timeline tepat setelah 'Solo: A Star Wars Story' dari prespektif Han Solo dan Chewbacca. Namun, melihat dari fakta bahwa Ehrenreich sudah dikontrak untuk tiga film, mungkin nantinya akan ada berbagai hal yang bisa menutup berbagai hal baru tersebut.

Sebelum lupa, film 'Solo: A Star Wars Story' juga akan membuat kamu menghargai 'Star Wars: Phantom of Menace' (1999) yang banyak dihujat oleh masyarakat dengan plot twist hebat yang tidak diduga-duga. Rebel Alliance selama ini diketahui baru dikenal Solo dan Chewie setelah bertemu Luke dan Obi Wan di film 'Star Wars: A New Hope' juga ternyata punya sejarah yang amat berarti jauh sebelum hal itu terjadi.
Menceritakan berbagai kisah Solo secara detail serta penggambaran klasik film Star Wars di era sekarang, film 'Solo: A Star Wars Story' layak untuk mendapat rating 7.5/10 dari kumparan.
