kumparan
17 September 2018 15:35

Menyandingkan Keluarga Musisi Senior, Keluarga Albar vs Keluarga Item

Ahmad Albar dan Jopie Item
Ahmad Albar dan Jopie Item (Foto: Instagram @xlyricsofmusicx @bangkit_jp)
Berbicara soal keluarga musisi, keluarga Item dan Albar bisa jadi yang paling menonjol di industri hiburan Indonesia. Nama Jopie Item dan Ahmad Albar, atau yang akrab disapa Iyek, sama-sama berjaya di era '70-an dan masih terus eksis hingga saat ini.
ADVERTISEMENT
Anak-anak Jopie dan Iyek juga sangat populer. Audy Item dikenal sebagai penyanyi hebat, Stevi dan Yai Item pun mewarisi bakat gitar dari sang ayah. Sedangkan Ozzy dan Fachri Albar sama-sama terkenal lewat grup musik Jibriel. Fachri bahkan kian populer karena piawai berakting.
kumparan menyandingkan keluarga Item dan Albar dalam beberapa aspek. Meski sama-sama berjaya di industri hiburan, nyatanya dua keluarga tersebut punya jalan karier dan kehidupan pribadi yang berbeda.
1. Kehebatan musik sang ayah, Jopie Item vs Ahmad Albar
Jopie Item
Jopie Item (Foto: Instagram @bangkit_jp)
Jopie Item merupakan gitaris jazz kharismatik yang lahir di Manado, Sulawesi Utara. Sejak bertandang ke Jakarta, Jopie langsung terpilih untuk menjadi pengiring banyak musisi hebat era '60-an, seperti Titiek Puspa, Mus Mualim, dan Eka Sapta di usia 14 tahun.
ADVERTISEMENT
Pada era '60-an sampai '70-an, Jopie sempat menjadi saksi karier Rhoma Irama sebelum Soneta terbentuk. Ilmu jazz Jopie pernah agak dikesampingkan kala dirinya mendukung album-album rekaman beberapa penyanyi solo, seperti Ida Royani, Deddy Damhudi, dan Elvy Sukaesih. Di akhir era '70-an, Jopie malah bermain rock dan membantu Ahmad Albar dan Ucok 'AKA' meramu musik Duo Kribo.
Pada 1974, Jopie bertemu Karim Suweileh yang kemudian menyuruhnya untuk ikut menggarap acara ‘Nada dan Improvisasi’ di TVRI bersama ayah Indra Lesmana, Jack Lesmana. Acara ‘Nada dan Improvisasi’ pun membuat Jopie dikenal sebagai gitaris jazz ulung.
Setelah pada 1976 Jopie bekerja sama dengan violist Idris Sardi membuat pagelaran musik yang banyak memadukan lagu-lagu tradisional Indonesia dan jazz di Taman Ismail Marzuki, Jopie kian popular lewat lagu ‘Tersiksa Lagi’ hasil kolaborasinya dengan Utha Likumahua. Kini, Jopie telah berusia 68 tahun dan ia pun tak lagi bermusik. Namun, Jopie adalah sosok di balik kesuksesan tiga anaknya, Stevi, Audy, dan Yai Item, di industri musik.
Ahmad Albar
Aahmad Albar (Foto: instagram/@mod.tography)
Musisi Ahmad Albar memulai karier bermusiknya sejak muda. Di usia 12 tahun, pria yang akrab disapa Iyek itu membentuk band Bintang Remaja yang tampil mengikuti Festival Band Bocah di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Ia juga sempat membentuk grup musik bernama Kuarta Nada dengan Titi Qadarsih yang tak bertahan lama. Hal itu terjadi lantaran Iyek harus bertolak ke Belanda.
ADVERTISEMENT
Di Belanda, Iyek remaja fokus mengasah bakat bermusiknya dan kerap mengikuti sejumlah festival musik. Sempat memperkuat grup musik Take Five pada 1966, Iyek bergabung dengan Clover Leaf yang sudah diperkuat oleh Eugène den Hoed (guitar), Ludwig Lemans (gitar), Jack Verburgt (bas gitar), dan Roy Stubbs (drum) pada 1968.
Karena harus kembali ke Indonesia, Iyek harus hengkang dari Clover Leaf pada 1972 dan mengajak serta sang gitaris, Ludwig Lemans. Iyek dan Ludwig kemudian membentuk God Bless. Band tersebut semakin kuat dengan kehadiran Fuad Hassan (drum), Donny Fattah (bass), Yockie Suryoprayogo (keyboard).
Enggan berhenti berkarya, Iyek membentuk grup Duo Kribo bersama ujung tombak grup musik AKA Band, Ucok Harahap. Dibantu oleh Jopie Item, Duo Kribo sukses menelurkan 3 album, 'Neraka Jahanam' (1977), 'Pelacur Tua' (1978), dan 'Panggung Sandiwara' (1979) dan dibuatkan sebuah film drama aksi bertajuk 'Duo Kribo' pada 1978.
ADVERTISEMENT
Sejak 1980 hingga saat ini, Iyek hanya aktif berkarya bersama God Bless. Sekarang God Bless yang digawangi oleh Iyek (vocal), Ian Antono (gitar), Donny Fatah (bas gitar), Teddy Sujaya (drum), dan Abadi Soesman (keyboard) masih terus malang melintang di festival musik besar di Indonesia.
2. Karier anak-anak keluarga Item vs keluarga Albar di industri hiburan
Anak pertama Jopie, Audy Item memulai kariernya di industri hiburan pada 2001. Kala itu, usianya masih 16 tahun dan ia kian popular berkat lagu ‘Dibalas Dengan Dusta’ dari album ‘18’ (2002).
Audy Item
Audy (Foto: Munady Widjaja)
Terus berhasil mencipta karya-karya yang apik, pada 2006, Audy menggandeng Nindy untuk berduet di lagu 'Untuk Sahabat'. Audy pada kala itu jadi salah satu artis yang mempopulerkan karya kolaborasi di era 2000-an, sebelum nama Dewiq melambung lewat lagu ‘Bete’ yang merupakan hasil kolaborasinya dengan Ipang, serta lagu ‘Koq Gitu Sih’ dengan Indra Bekti.
ADVERTISEMENT
Pada 2012, Audy menerima pinangan aktor Iko Uwais. Kini, mereka telah memiliki dua orang anak. Meski begitu, pada Oktober 2017, Audy masih sempat merilis satu album yang bertajuk 'The Best of 17'. Album tersebut terdiri dari 15 lagu terpopulernya, dan 2 lagu baru yang berjudul 'Tapi Aku' dan 'Lelaki Sempurna'.
Stevi Item. (NOT COV)
Stevi Item. (Foto: Instagram/@stevi.item)
Anak kedua Jopie, Stevi Item, mulai populer setelah menjadi gitaris di grup musik Andra and The Backbone. Stevi dinilai pantas untuk bersanding dengan Andra yang sebelumnya sudah terkenal sebagai gitaris Dewa 19.
Pada 2006, Stevi membentuk supergrup technical death metal bernama Dead Squad. Stevi saat itu mengajak Babal sebagai vokalis, Ricky Siahaan (Seringai) sebagai gitaris, Bonny (Tengkorak) sebagai bassist, dan Gorust (ex-Siksa Kubur) sebagai drummer.
ADVERTISEMENT
Kendati sudah banyak gonta-ganti personel, Stevi tetap mempertahankan eksistensi Dead Squad di skena music bawah tanah Indonesia dan internasional. Beberapa waktu lalu, Stevi dan Dead Squad yang kini juga digawangi oleh Kharisma (gitar), Agung (bas gitar), Daniel (vocal), dan Alvin (drum) baru saja merilis split single bertajuk ‘Blessphemy’ bersama grup musik experimental grindcore asal jepang, Kandarivas.
Anak ketiga Jopie, Echa Item, memang tidak bermusik. Namun, ia tetap menjaga darah seni bagi cucu-cucu Jopie setelah dinikahi oleh Emil, pemain bas grup musik Naif. Anak bungsu Jopie, Yai Item, memang belum terlalu terkenal, namun ia menggagas grup musik alternative rock bernama Brand New Eyes bersama Bounty Ramdhan, serta pernah menjadi gitaris additional untuk Seringai.
ADVERTISEMENT
Layaknya Jopie, anak-anak Ahmad Albar juga menjaga darah seni sang ayah. Fauzi Albar, anak tertua Iyek, sempat menjadi vokalis grup musik Jibriel yang dibentuknya bersama Fachri Albar. Meski hanya memiliki satu album, Jibriel sempat sangat populer di kalangan pecinta musik alternative rock Indonesia.
Ozzy Albar
Ozzy Albar (Foto: YouTube.com/Jibriel Indonesia)
Anak ketiga Iyek, Fadly Albar, juga mendalami musik dan sempat menjadi gitaris untuk membantu Jibriel. Namun, Faldy tak berumur panjang dan meninggal dunia di usia 36 tahun karena penyakit maag akut dan liver yang dideritanya.
Faldy Albar, anak ke-3 Ahmad Albar
Faldy Albar, anak ke-3 Ahmad Albar. (Foto: Instagram/@albarfaldy)
Anak kedua Iyek, Fachri Albar, merupakan yang paling sukses di industri hiburan Indonesia. Meski pernah menjadi penggebuk drum di Jibriel, Fachri ternyata mewarisi bakat seni peran dari sang ayah.
Fachri Albar
Fachri Albar. (Foto: Munady Widjaja)
Fachri mulai terkenal sejak beradu peran dengan Marcel Chandrawinata dan Julie Estelle di film ‘Alexandria’ (2005). Pada 2016, Fachri mencapai puncak kariernya dan dipercaya untuk membintangi total empat film, ‘I Am Hope’, ‘Pesantren Impian’, ‘Terpana’, dan ‘The Professionals’. Tahun lalu, Fachri dipercaya Joko Anwar untuk bermain di film ‘Pengabdi Setan’.
ADVERTISEMENT
3. Kehidupan pribadi keluarga Item vs Albar
Jopie Item
Jopie Item (Foto: Instagram @oppieguitcew.photography)
Meski artis identik dengan gaya hidup yang mewah dan glamor, keluarga Item sejak dahulu dikenal sederhana dan tidak aneh-aneh. Sejak mempersunting Evie Aquanthie Aziz di Bandung pada 1976, Jopie terus mempertahankan keutuhan rumah tangganya hingga kini.
Jopie memang lebih layak disebut sebagai musisi ketimbang artis. Sebab, kala banyak gitaris jazz gemar unjuk kebolehan di televisi pada era '70-an akhir, Jopie tetap setia pada gayanya yang tenang dan tak banyak pamer. Itu pula yang menyebabkan Jopie sempat tak diajak untuk tampil di acara bergengsi 'Pro Jazz ’76' di Dago, Bandung, Jawa Barat.
Kendati sempat dimusuhi banyak musisi karena dinilai tak pandai bergaya di atas panggung dan gemar mencampuradukkan jazz dengan musik lain seperti rock, pop, bahkan dangdut, sifat rendah hati Jopie membuatnya dicintai oleh beberapa musisi hebat, termasuk Jack Lesmana, Utha Likumahuwa, dan Idris Sardi. Sifat tersebut kemudian juga turun pada anak-anak Jopie yang juga berkarya di industri musik Indonesia.
Audy
Audy (Foto: Munady)
Putri Jopie, meski dipersunting oleh aktor se-macho Iko Uwais dan sukses besar sebagai penyanyi di era 2000-an, Audy dikenal sebagai sosok perempuan yang rendah hati. Dia tak pernah menyombongkan kesuksesannya dan justru membantu karier artis muda lain, seperti Nindy yang mulai popular setelah berduet dengannya.
ADVERTISEMENT
Sama seperti Audy, Stevi juga dikenal sebagai gitaris yang rendah hati dan tidak banyak tingkah. Meski tumbuh di lingkungan skena metal yang terkenal gahar, Stevi tak pernah tertangkap tangan menyimpan atau menggunakan narkoba.
Echa dan Yai, dua anak terkecil Jopie, juga sangat baik di mata umum. Echa kini berhijab dan Yai tetap tak pernah pamer meski pernah menjadi additional di band rock sebesar Seringai. Kehidupan rumah tangga anak-anak Jopie juga tak pernah diterpa gossip miring. Audy, Stevi, dan Echa, terbukti berhasil mendidik anak-anak dengan baik.
Ahmad Albar
Ahmad Albar (Foto: Instagram @rockcampus)
Lain dari keluarga Item, nama keluarga Albar kerap tercoreng berkat perceraian dan kasus narkoba. Usai menikahi Rini S. Bono pada 1978, Iyek justru menceraikannya pada 1994 dan mulai dikabarkan dekat dengan Cut Keke. Kini, Iyek sudah menikah lagi dengan Dewi Sri Astuti, perempuan yang saat ini baru berusia 33 tahun.
ADVERTISEMENT
Pada 2007, Iyek pernah terlibat kasus narkoba. Polisi menangkap Iyek dan menemukan sekitar 490 ribu butir ekstasi di apartemen Taman Anggrek, Jakarta Barat. Kala itu, nama Fachri juga sempat disebut-sebut terlibat, namun ia bebas karena tak ada bukti yang konkret.
Pada awal 2018, Fachri Albar diamankan polisi. Bintang film 'Pintu Terlarang' itu diciduk pihak berwajib di kediamannya di kawasan Cirendeu, Tangerang Selatan, pada 14 Februari lalu. Bersamaan dengan penangkapannya, ditemukan barang bukti berupa satu plastik klip sabu seberat 0,8 gram, 13 tablet dumolid, dan puntung lintingan ganja bekas pakai.
Fachri Albar
Fachri Albar. (Foto: Munady Widjaja)
Pada 12 September lalu, giliran Ozzy yang terjerat kasus narkoba. Ia ditangkap di daerah Wolter Mongosidi, Jakarta Selatan, tepatnya di sekitar ATM center. Dari penangkapan itu, polisi mengamankan barang bukti berupa ganja seberat 2,6 gram di saku celana Ozzy.
ADVERTISEMENT
Dari tiga poin yang disandingkan, keluarga Item dan Albar punya keunggulan masing-masing. Menurut kumparan, Ahmad Albar sanggup mengungguli karier bermusik Jopie Item. Sebab, ia mampu berkiprah di dua negara, Belanda dan Indonesia, sejak usia remaja.
Namun, anak-anak Jopie sukses menjajaki industri hiburan Indonesia. Audy, Stevi, dan Yai mampu mendulang popularitas melalui musik. Anak-anak Iyek memang berkecimpung di industri hiburan, namun hanya Fachri yang berhasil berjaya.
Dari segi kehidupan pribadi, keluarga Item juga terbukti lebih baik. Semua anggota keluarga Item sukses menjaga keutuhan rumah tangga dan hidup harmonis hingga saat ini. Sementara di keluarga Albar, sempat ada keretakan rumah tangga saat Iyek menceraikan Rini pada 1994.
Selain itu, keluarga Item juga jauh dari kasus narkoba dan kasus hukum lain. Sementara itu, keluarga Albar terkenal karena kerap berurusan dengan hukum akibat narkoba.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan