Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
29 Ramadhan 1446 HSabtu, 29 Maret 2025
Jakarta
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
Menyesal Pernah Jebloskan Eks Karyawan ke Penjara, Medina Zein: Karma Itu Nyata
24 Maret 2025 10:00 WIB
·
waktu baca 3 menit
ADVERTISEMENT
Medina Zein mulai menata kehidupannya setelah menghirup udara bebas sejak Oktober 2024. Ia juga sudah kembali aktif di media sosial.
ADVERTISEMENT
Dalam postingan video terbarunya di akun TikTok, perempuan yang sempat mendekam di penjara selama 2,5 tahun atas kasus penipuan dan pencemaran nama baik itu, mengungkap permintaan maaf kepada orang-orang yang pernah ia sakiti.
Salah satu permintaan maaf itu ditujukan untuk mantan karyawannya yang pernah ia jebloskan ke dalam penjara terkait kasus penggelapan.
"Aku pernah memenjarakan salah satu karyawanku sampai dia kena vonis 4 tahun penjara. Dulu aku terlalu sibuk mengejar kebahagiaan dunia karena aku pikir kebahagiaan itu adalah materi, materi, dan materi," ujar Medina Zein dalam video TikTok berjudul 'Penyesalanku masukin orang ke penjara'.
Medina menyadari bahwa kala itu ia banyak menyakiti hati orang lain. Ia bahkan dengan tega memenjarakan karyawannya di tahun 2017.
ADVERTISEMENT
"Dia memang salah, dia menggunakan uang perusahaan miliaran rupiah. Aku saat itu sebenarnya bisa mengcover semua (kerugian) itu, tapi aku tetap memenjarakan dia tanpa aku mikir korbannya adalah keluarganya, karena dia tulang punggung," beber Medina.
"Aku minta maaf banget, kang. Aku arogan banget saat itu padahal aku bisa mengcover semuanya tapi di pikiran aku saat itu, 'ya lo makan duit perusahaan gue, lo harus masuk penjara'," lanjutnya.
Medina Zein Menyesal dan Percaya Karma Itu Ada
Mantan istri Lukman Azhari ini menyadari bahwa penyesalan atas perbuatannya tersebut datang terlambat. Ia mengaku percaya dengan adanya karma setelah ia merasakan sendiri hidup di balik dinginnya tembok penjara.
"Aku enggak tahu tiba-tiba aku harus dalam salah satu lini bisnis aku, aku harus ribut sama orang, aku juga harus masuk ke lapas gara-gara perbuatan dari mulut aku melawan orang dan kesalahan berbisnis aku. Aku akhirnya merasakan jadi kamu, aku minta maaf sebesar-besarnya," ungkap Medina.
ADVERTISEMENT
"Akhirnya aku tahu karma itu ada, apa yang kamu rasakan, aku rasakan juga," sambungnya dengan nada lirih.
Medina Zein mengaku selama mendekam di dalam penjara, ia banyak melakukan introspeksi diri atas semua perbuatan yang dilakukannya di masa lalu.
Hal tersebut akhirnya membuat Medina ikhlas menjalani hari-harinya di penjara. Ia pun bertekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik usai keluar dari penjara.
"Memang semua butuh sekolah, butuh pelajaran, butuh proses dan akhirnya aku merasa bahwa diri aku memang pantas menerima balasan ini. Makanya aku jalani 2,5 tahun itu ikhlas karena aku merasa pernah berada di posisi mereka yang aku zalimi," katanya.
Medina pun bersyukur saat menjalani hidup di Lapas, banyak teman-teman baru di dalam Lapas yang memberikan dukungan. Para Petugas Lapas juga selalu bersikap baik dan mau mendengarkan cerita-ceritanya.
ADVERTISEMENT
Rasa syukur lainnya adalah saat ia bebas ternyata masih banyak orang-orang yang mau menerimanya kembali dan membantu ia berubah menjadi pribadi lebih baik.
"Karena aku enggak pernah terpikir pada saat aku bebas, orang masih mau menerima aku. Ya, terlalu banyak kesalahan aku," tandasnya.