Mikha Tambayong: Aku Tak Pernah Patah Hati Lebih Buruk dari Ini

Kesedihan masih terasa di benak artis Mikha Tambayong terkait kepergian sang ibu, Deva Sheila Tambayong, pada Minggu (3/3) lalu. Deva mengembuskan napas terakhir setelah menderita penyakit autoimun selama setahun belakangan.
Dalam unggahan di akun Instagram miliknya, Mikha Tambayong mengungkapkan rasa dukanya. Perempuan 24 tahun ini masih tidak menyangka bahwa sang ibu telah meninggalkannya untuk selamanya.
“Sudah seminggu sejak kepergianmu dan masih terasa seperti mimpi. Aku tidak pernah merasakan patah hati dan luka yang lebih buruk dibandingkan ini,” tulis Mikha.
Secara fisik, ibunda Mikha Tambayong sudah tak berada di dunia ini. Namun, pemain film ‘Buffalo Boys’ itu masih merasakan kehadiran mendiang sang ibu di dalam hatinya.
Mikha pun teringat pesan sang ibu supaya tak hanya menghitung berkat yang diterima olehnya. Tapi, ia juga harus menjadi berkat untuk orang lain.
“Seperti kamu (ibunda Mikha-red) yang menjadi berkat buat banyak orang,” tulis Mikha.
Pelantun lagu ‘Berpisah Itu Mudah’ ini menilai sang ibu merupakan sosok wanita tercantik dan baik hati. Tak hanya itu, Mikha juga memandang Deva sebagai ibu terbaik yang pernah ia miliki.
“Beristirahatlah dengan tenang bersama Tuhan di surga, Mama. Kamu tidak tergantikan. Kami mencintaimu,” tulis Mikha.
Sebelum meninggal dunia, ibunda Mikha Tambayong sempat menjalani perawatan di RS Premier Jatinegara, Jakarta Timur. Ia kemudian dimakamkan di TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan, Selasa (5/3).
Usai proses pemakaman, Mikha tidak memberikan keterangan apa pun kepada awak media. Saat itu, paman Mikha, Harvey Malaiholo, menyampaikan permintaan maaf sebab keponakannya belum berkenan menemui rekan-rekan media.
"Mikha belum siap ngomong, berdiri aja dia suka belum kuat. Mohon dimaafkan," ujar Harvey.
