Kumparan Logo

Mikha Tambayong Ceritakan Perubahan dalam Hidupnya Usai Kepergian Ibunda

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Supaya bisa beraktivitas optimal, Mikha Tambayong selalu menjaga kebugaran tubuh. Foto: Instagram/@miktambayong
zoom-in-whitePerbesar
Supaya bisa beraktivitas optimal, Mikha Tambayong selalu menjaga kebugaran tubuh. Foto: Instagram/@miktambayong

Sudah dua tahun berlalu sejak Mikha Tambayong terpaksa menelan pahitnya kehilangan salah satu orang terdekat dalam hidup. Pada 3 Maret 2019 lalu, ibundanya, Deva Sheila Tambayong, meninggal dunia usai berjuang melawan penyakit autoimun.

Hingga kini, rupanya Mikha Tambayong masih belum sepenuhnya lepas dari duka akibat kehilangan. Hal tersebut dikisahkannya ketika berbincang dengan Ayu Dewi dalam konten YouTube MrsAyuDewi.

embed from external kumparan
Mikha Tambayong sebagai Duta Samsung turut gelorakan semangat Energi Asia di kirab obor Asian Games 2018. Foto: Garin Gustavian Irawan/kumparan

"Jujur, ya. Aku kayaknya sampai detik ini masih setiap hari pasti masih ada aja rasa sedih gitu, apalagi kayak bangun tidur biasanya, kan, lihat mamaku. Even though it's been like two years, tapi tetap aja masih... enggak bakal hilang, deh, pokoknya. Pasti akan ada yang hilang aja pokoknya dari kita. Apalagi dekat banget, kan, aku juga sama mamaku," tuturnya.

Meski demikian, Mikha Tambayong sudah bangkit dari keterpurukan. Sebelumnya, aktris berusia 26 tahun itu sempat terpukul atas kepergian sang ibunda.

embed from external kumparan

"Tapi, waktu itu akhirnya aku bangkit, tuh, karena aku ngerasa kayak, ya, sudah, she doesn't want me to be sad pasti. Pasti mamaku penginnya lihat aku senang, berhasil jadi apa yang dia mau gitu. Jadi, ya, sudah. Dan aku enggak mau ada regret karena when she was sick, I was there the whole time, itu aku benar-benar spent my time with her, took care of my mom, it's all good memories with her," bebernya.

video youtube embed

Lebih lanjut, Mikha Tambayong mengungkap bahwa kepergian sang ibunda membawanya kepada perubahan besar dalam hidup. Ia seolah dipaksa untuk menjadi lebih dewasa dalam sekejap.

"Aku, tuh, dulu 'princess' banget. Tapi, berubah semua waktu ibuku meninggal. Itu berubah semua banget aku dari yang benar-benar 'princess' banget. Apa-apa diurus sama mamaku, kan, soalnya. Nah, waktu mama enggak ada, ya, I have to be independent-lah. Jadi, kayak dipaksa untuk dewasa langsung gitu, loh, karena, kan, ya, sudah, sudah enggak ada yang urus gitu," ucapnya.

embed from external kumparan

"Jadi, I have to take care my dad juga, kan. Kita berdua doang, jadi aku harus take over-lah gitu. Nah, semenjak mamaku meninggal, tuh, berubah semua, maksudnya aku jadi lebih sudah punya sense of reponsbility. Sudah jauh berubah, deh, hidupnya sampai sekarang," pungkas Mikha Tambayong.