Ministry of Gebrak Konser Hype di Jakarta: Lihat Penonton Manggut Aja Udah Happy
ยทwaktu baca 2 menit

Gelaran konser Hype di M Bloc, Jakarta Selatan, Minggu (21/12), menjadi momen emosional bagi kuartet indie rock asal Tangerang Selatan, Ministry of.
Penampilan mereka di festival bergengsi ini buah manis dari perjalanan panjang mereka bermain dari panggung ke panggung kecil sejak tahun 2021.
Raut bahagia terlihat di wajah para personel usai turun dari panggung. Ernest Theodore (vokalis), Yudit Halim (gitaris) Gonzaga Sidharta (bas) dan Ignatius Ryandika (drum) mengaku puas melihat respons penonton yang begitu hangat.
"Gue sih happy banget, ya, tadi kita sejauh ini kalau penonton juga kita anggap teman-teman juga," ujar Aga penuh syukur.
Bagi Ministry of, setiap penonton adalah kawan baru. Awalnya banyak penonton yang datang adalah teman dekat mereka, tetapi Aga senang melihat orang-orang asing mulai menikmati musik mereka.
"Memang awalnya teman terus nonton kami, tapi banyak juga penonton yang kita belum kenal kami happy buat jadi teman karena, ya, mungkin musik kita harapannya bisa nemenin saja sih," tutur Aga.
Senada dengan Aga, drummer Ryan juga merasakan energi positif yang luar biasa dari atas panggung.
"Lihat penonton kepalanya manggut-manggut saja sudah senang sih kami, sesimpel kakinya naik turun gitu, kepala manggut-manggut tuh sudah happy-lah buat kita gitu," ujar Ryan.
Perjalanan Ministry of
Perjalanan Ministry of ke panggung konser Hype di Jakarta ternyata tidak didapatkan instan. Mereka memulai langkah melalui acara komunitas dan festival berskala kecil. Yudit Halim bercerita, konsistensi mereka akhirnya membuahkan hasil hingga dilirik oleh penyelenggara besar.
"Kami sebelumnya perform di acara-acara ya beberapa kali. Terus kayak jadi 'dilirik' ya? Terus, ya sudah, puji Tuhan alhamdulillah, mainlah kita di sini," jelas Yudit.
Yudit mengenang masa-masa awal mereka merintis karier dengan bermain di berbagai gigs dan mini festival.
"Waktu itu ya sama Bilal (Indrajaya) itu mulai dari gigs sampai showcase sampai mini festival," tambah Yudit.
Pengalaman tersebut mengasah mental mereka untuk tampil di panggung festival besar. Tampil di panggung bergengsi tahun ini menjadi pencapaian luar biasa bagi band yang baru berusia tiga tahun ini.
"Ke depan, kami berharap bisa perform yang bisa membuat penonton tetap manggut-manggut dan menikmati musik dengan jujur," tutup Yudit.
