Kumparan Logo

Misi Besar Diah Permatasari Perkenalkan Wastra Nusantara dan UMKM ke Los Angeles

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Diah Permatasari ditemui di SCBD, Jakarta Selatan, Senin (7/9/2026). Foto: Vincentius Mario/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Diah Permatasari ditemui di SCBD, Jakarta Selatan, Senin (7/9/2026). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Aktris senior Diah Permatasari siap membawa misi besar ke Amerika Serikat. Diah didapuk menjadi Project Director untuk memperkenalkan kekayaan Indonesia, khususnya Wastra Nusantara dan produk UMKM, dalam acara Panggung Gembira di Los Angeles (LA) pada 12 September.

Diah Permatasari mengungkap keterlibatannya dalam proyek ini bermula dari statusnya sebagai figur publik yang kerap mendukung acara-acara wastra.

"Memang saya itu cinta sekali dengan wastra. Karena memang saya dilahirkan, dibesarkan di kota Solo yang tidak jauh dengan wastra nusantara. Akhirnya saya ditawari membantu mempromosikan budaya Indonesia di Los Angeles," kata Diah di SCBD, Jakarta Selatan.

Artis Diah Permatasari saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (8/3). Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Dalam menjalankan misi ini, Diah menggandeng tim profesional dari Event Organizer (EO) yang sudah berpengalaman membawa nama Indonesia ke kancah internasional seperti Roma dan Sao Paulo. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan perhelatan Panggung Gembira berjalan sukses dan memberikan dampak nyata bagi citra Indonesia di mata dunia.

Rangkaian acara akan terbagi dalam dua hari. Pada 12 September, acara akan digelar di KJRI Los Angeles dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

"Acara kami itu tanggal 12 September di KJRI, kemudian hari berikutnya tanggal 13 itu di Heksi, sebuah Art Deco building. Di sana kita ada acara talk show, fun and games, hingga tutorial hijab untuk diaspora yang ada di sana," tutur Diah.

Salah satu keunikan dari misi ini adalah keterlibatan generasi muda. Untuk sesi fashion show, Diah memberikan ruang bagi mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studi di Los Angeles untuk menjadi model.

Diah Permatasari ditemui di SCBD, Jakarta Selatan, Senin (7/9/2026). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Diah juga membawa produk UMKM Indonesia, seperti tas berbahan tenun. Menariknya, produk ini dipasarkan dengan harga yang sangat terjangkau.

"Kami membawa produk anak bangsa, UMKM. Salah satunya tas berbahan tenun dengan harga di bawah 50 dolar US. Konsep harga ini membuat produk Indonesia lebih mudah dijangkau oleh masyarakat di sana," ungkap Diah.

Selain wastra dan UMKM, dunia perfilman yang membesarkan nama Diah juga turut diperkenalkan. Akan ada pemutaran film yang menjadi ruang nostalgia bagi diaspora Indonesia.

Menariknya, masyarakat di LA secara khusus meminta pemutaran film legendaris Warkop DKI yang dibintangi Diah, dan film horor terbarunya, Rego Nyowo (2025).

"Mereka hanya minta filmnya yang lucu, yaitu Warkop DKI saya. Dan satu lagi film horor saya, Rego Nyowo. Mereka bilang ini bisa lihat Mbak Diah yang dulu (30 tahun lalu) dengan yang sekarang. Jadi ini salah satu cara kenalkan film Indonesia ke Amerika," kata Diah.

Diah Permatasari ditemui di SCBD, Jakarta Selatan, Senin (7/9/2026). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Diah menegaskan, ia dan timnya menanggung sendiri biaya pelaksanaan kegiatan ini tanpa menggunakan anggaran negara. Baginya, ini adalah bentuk kontribusi nyata memajukan bangsa dan memberikan ruang bagi pelaku usaha kecil agar bisa melirik pasar internasional.

"Yang penting kami bisa ikut memajukan bangsa dan bisa menghibur masyarakat Indonesia yang ada di sana," ucap Diah.

Melalui rangkaian acara ini, Diah berharap masyarakat Amerika Serikat dapat melihat Indonesia bukan sekadar dari keindahan alamnya saja, melainkan juga melalui kreativitas, karya, dan budayanya yang sangat beragam.