Kumparan Logo

Mocca hingga NonaRia Siap Ramaikan Comeback Jazz Gunung Slamet 2026

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jazz Gunung Slamet. Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Jazz Gunung Slamet. Foto: Istimewa

Setelah terakhir kali digelar pada 2024, Jazz Gunung Slamet akhirnya kembali menyapa penikmat musik. Festival yang memadukan musik jazz dengan panorama alam pegunungan itu akan berlangsung pada 27 Juni 2026 di Wanawisata Baturraden, Banyumas, Jawa Tengah.

Kembalinya Jazz Gunung Slamet disambut antusias oleh para penggemar. Bahkan, tiket kategori VIP telah habis terjual jauh sebelum hari pelaksanaan.

Tahun ini, Jazz Gunung mengusung tema Jazztination, sebuah konsep yang menggabungkan pengalaman menikmati musik jazz dengan eksplorasi destinasi wisata alam Indonesia. Tak sekadar menjadi festival musik, Jazz Gunung juga ingin menghadirkan ruang pertemuan antara seni, budaya, alam, dan pariwisata.

Salah satu nama yang paling dinantikan dalam gelaran tahun ini adalah Mocca. Grup musik yang dikenal lewat lagu-lagu seperti Secret Admirer dan On a Night Like This itu akan tampil bersama sejumlah musisi lintas generasi lainnya.

Selain Mocca, panggung Jazz Gunung Slamet juga akan diramaikan oleh Amelia Ong, Emptyyy, Kevin Yosua Big 6 feat. Gracy Tamangendar, hingga NonaRia.

Jazz Gunung Slamet. Foto: Istimewa

Amelia Ong merupakan musisi jazz asal Purwokerto yang dikenal sebagai vokalis sekaligus multi-instrumentalis. Sementara Emptyyy hadir membawa eksplorasi musik progresif yang memadukan unsur jazz dan rock dengan nuansa modern.

Di sisi lain, Kevin Yosua Big 6 bersama Gracy Tamangendar akan menyajikan interpretasi lagu-lagu Indonesia dalam balutan aransemen modern jazz. Adapun NonaRia siap mengajak penonton bernostalgia melalui musik swing dengan sentuhan khas era 1940-an.

Tak hanya menyuguhkan musik, Jazz Gunung Slamet 2026 juga menghadirkan pengalaman kuliner yang berbeda melalui kehadiran Kampung Durian. Area khusus yang dikurasi oleh Heri Kristanto dari @duriankampung itu akan menawarkan beragam jenis durian lokal sekaligus memperkenalkan kekayaan hayati Indonesia kepada para pengunjung.

Jazz Gunung Slamet. Foto: Istimewa

Konsep tersebut menjadi salah satu hal baru yang membedakan Jazz Gunung Slamet tahun ini dengan edisi-edisi sebelumnya.

Bagi yang belum mendapatkan tiket VIP, penyelenggara masih menyediakan tiket reguler yang dapat dibeli melalui situs resmi penjualan tiket.

Setelah Jazz Gunung Slamet, rangkaian BRI Jazz Gunung Series akan berlanjut ke Jazz Gunung Bromo yang berlangsung pada 18 hingga 25 Juli 2026. Sejumlah nama seperti Isyana Sarasvati, Bilal Indrajaya, Eva Celia, Teza Sumendra, hingga musisi internasional dari Prancis, Italia, dan Taiwan dijadwalkan tampil dalam festival tersebut.