Kumparan Logo

Nostalgia Hip Hop '90-an Bersama Sweet Martabak, Neo, dan Iwa K

kumparanHITSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Penampilan Iwa K memberikan variasi (Foto: Anissa Maulida)
zoom-in-whitePerbesar
Penampilan Iwa K memberikan variasi (Foto: Anissa Maulida)

"Tidit tidit, pajerku berbunyi. Tidit tidit, begitu bunyinya," lagu tersebut kerap terdengar di mana-mana. Ya, siapa yang tidak tahu lagu milik Sweetmartabak yang berjudul 'Ti Di Dit' itu?

Ketika panggung lain mendengungkan iringan musik jazz, Java Jazz Stage Outdoor di JIE Expo Kemayoran punya suasana berbeda. Hip Hop di festival jazz? Jangan heran, karena festival musik terbesar di Indonesia ini memang didominasi musisi jazz, tapi selalu menggandeng musisi dari genre lain untuk memberi variasi.

Aksi panggung salah satu geup hip hop di era 90-an itu pun digantikan oleh Neo. Mereka membawakan lagu 'Curhat Lagi', single terbaru mereka yang rilis di tahun 2016 lalu.

'Positifity' menjadi lagu kedua yang dibawakan. Setelahnya, mereka menyanyikan lagu 'Borju' yang terkenal, membuat penonton bersorak, bernyanyi bersama, dan bergoyang.

Salah satu kelompok musik hip hop era '90-an (Foto: Anissa Maulida)
zoom-in-whitePerbesar
Salah satu kelompok musik hip hop era '90-an (Foto: Anissa Maulida)

Iwa K, dedengkot hip hop era '90-an  (Foto: Anissa Maulida)
zoom-in-whitePerbesar
Iwa K, dedengkot hip hop era '90-an (Foto: Anissa Maulida)

Selain Neo, Sweetmartabak juga naik panggung (Foto: Anissa Maulida)
zoom-in-whitePerbesar
Selain Neo, Sweetmartabak juga naik panggung (Foto: Anissa Maulida)

Rapper Iwa K pun muncul di atas panggung. Ia membuka penampilannya dengan lagu 'Nombok Dong'. Penonton pun menyoraki namanya.

Iwa K tampil energik dan tidak kalah interaktif dari Neo. Iwa K pun kembali melanjutkan dengan menyanyikan 'Kuingin Kembali'.

Rapper tersebut kembali mengajak penonton bergoyang dan bernyanyi dengan lagu 'Bebas', membuat para penonton benar-benar melayang jauh.

Lagu berjudul 'Malam Indah' yang dinyanyikan oleh Neo, Sweet Martabak, dan Iwa K pun menutup penampilan di Stage 1 Outdoor pada pukul 22.30. Sebelum menghilang dari panggung, mereka pun melakukan wefie dengan penonton. Penonton pun bertepuk tangan dan meminta lagi, namun tetap tidak ada encore.

Kerumunan penonton menyaksikan legenda hip hop (Foto: Anissa Maulida)
zoom-in-whitePerbesar
Kerumunan penonton menyaksikan legenda hip hop (Foto: Anissa Maulida)

Selain penampilan Iwa K, sebelumnya juga ada Tribute to Al Jarreu yang dipadati penonton. BNI Java Jazz Festival 2017 membuat sebuah acara penghormatan untuknya di hari ke-2 dengan dimeriahkan oleh Manna Trio dan Jacky Bahasuan

'Cold Duck' menjadi lagu pembuka, dilanjutkan dengan Mornin'. Penonton pun ikut bernyanyi sepanjang lagu tersebut dibawakan. 'Roof Garden', 'We're in This Love Together', 'Our Love' dan 'Easy' adalah beberapa lagu yang kemudian mengalun. Sang vokalis, Jacky Bahasuan benar-benar membuat para penonton terkagum-kagum dengan suaranya yang mirip dengan suara Al Jarreau.

Michael Paulo sendiri mengucapkan beberapa patah kata di tengah-tengah lagu. Pemain terompet itu mengatakan bahwa ia pernah tampil di Jakarta, tepatnya tahun 1985 bersama Al Jarreau.

Panggung untuk pertunjukan Tribute to Al Jarreu (Foto: Anissa Maulida)
zoom-in-whitePerbesar
Panggung untuk pertunjukan Tribute to Al Jarreu (Foto: Anissa Maulida)