Kumparan Logo

Novita Angie: Karena Papa, Saya Jadi Penyiar Radio

kumparanHITSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Novita Angie dan keluarga di makam sang ayah (Foto: Andre Josua/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Novita Angie dan keluarga di makam sang ayah (Foto: Andre Josua/kumparan)

Novita Angie tidak hanya berkecimpung sebagai seorang pembawa acara dan artis. Perempuan berusia 42 tahun itu juga berprofesi sebagai seorang penyiar radio.

Ternyata, istri Sapto Haryo Rajasa itu menjadi seorang penyiar radio karena terinspirasi oleh mendiang ayahnya, R. Sumiharso. Dulu, ayahnya juga memiliki profesi yang sama.

"Karena papa saya penyiar radio," kata Angie ketika ditemui saat pemakaman ayahnya di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (1/12).

Novita Angie di pemakaman sang ayah. (Foto: Andre Josua/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Novita Angie di pemakaman sang ayah. (Foto: Andre Josua/kumparan)

Angie pun sempat menceritakan kenangannya ketka kecil bersama sang ayah. Ia kerap diajak oleh ayahnya saat siaran.

Ibu dua anak itu ingat bahwa dirinya selalu digendong menggunakan kain ketika ikut siaran bersama sang ayah.

"Papa itu kalau siaran selalu bawa saya, pakai kain gendong, karena siaran jam 04.00 WIB pagi. Jadi takut jatuh naik motor, makanya pakai kain gendong," ucap Angie.

Ayah Angie meninggal dunia sekitar pukul 09.20 WIB pada Jumat (1/12). Ia mengembuskan napas terakhir pada usia 73 tahun karena penyakit kanker kelenjar getah bening.

Angie sempat menceritakan mengenai sosok sang ayah. Menurut dia, ayahnya adalah sosok yang simpel.

"Orang paling simpel yang saya kenal, siapa akan (dia) jumpai, tukang parkir lah pasti dia ajak ngobrol," ungkap Angie.