Pamungkas hingga Tipe X Akan Tampil di Distorsi Melody X Magnumotion Ground

Distorsi Melody X Magnumotion Ground akan digelar pada Sabtu (3/10) di GOR Satria Purwokerto, Jawa Tengah. Acara musik ini menghadirkan 16 bintang tamu dengan karakter musik yang beragam, mulai dari musik keras hingga nama-nama yang memiliki jangkauan pendengar lebih luas di ranah musik populer.
Gelaran tersebut menjadi bagian dari langkah Magnumotion untuk memperluas spektrum pengalaman musik melalui konsep Magnumotion Ground. Selama ini, Magnumotion dikenal memiliki kedekatan dengan musik keras dan berbagai komunitas di dalamnya.
Namun, perkembangan lanskap musik membuka ruang bagi Magnumotion untuk menghadirkan pengalaman yang lebih beragam. Melalui Distorsi Melody X Magnumotion Ground, musik dengan karakter keras tetap mendapat tempat, berdampingan dengan musisi dari ranah musik populer.
“Distorsi Melody X Magnumotion Ground menghadirkan kombinasi musisi dengan karakter yang beragam dalam satu gelaran,” ujar Abeth Subiyakti, Festival Director MAGNUMOTION GROUND by RESONINE.
Deretan musisi yang akan tampil di antaranya Tipe-X, Endank Soekamti, Stand Here Alone, Pamungkas, GME, The Jeblogs, Threesixty, The Kick, The Skit, Revenge The Fate, Tinky Winky, Sukatani, Polkadots, Santet, Mahameru, dan ETRNLDLTR.
Tipe-X, Endank Soekamti, dan Pamungkas merupakan sejumlah nama yang telah memiliki jangkauan luas di kalangan penikmat musik Indonesia. Sementara itu, Stand Here Alone, Revenge The Fate, Santet, ETRNLDLTR, serta sejumlah nama lainnya membawa karakter musik yang lebih keras.
Berada di antara kedua spektrum tersebut, GME, The Jeblogs, Threesixty, The Kick, The Skit, Tinky Winky, Sukatani, Polkadots, dan Mahameru turut melengkapi warna musik yang akan hadir dalam satu panggung.
“Kami berharap setiap penonton bisa menemukan alasan mereka sendiri untuk menikmati acara ini, sekaligus mendapatkan pengalaman baru dari musisi yang mungkin belum pernah mereka saksikan secara langsung,” kata Abeth.
Dekatkan Magnumotion Ground dengan Penikmat Musik Purwokerto
Pemilihan GOR Satria Purwokerto sebagai lokasi acara juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan Magnumotion Ground lebih dekat dengan penikmat musik di Purwokerto, Banyumas, dan kota-kota di sekitarnya.
Menurut Abeth, Purwokerto memiliki energi dan komunitas musik yang menarik. Karena itu, pihaknya ingin menghadirkan acara tersebut sedekat mungkin dengan penikmat musik di wilayah tersebut.
“Dengan acara yang tinggal beberapa hari lagi, kami mengajak seluruh penonton untuk bersiap menikmati satu hari penuh dengan berbagai warna musik di GOR Satria,” ujarnya.
