Kumparan Logo

Pasang Surut Karier Fachri Albar di Dunia Hiburan

kumparanHITSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Fachri Albar di Film I Am Hope (Foto: dok YouTube I Am Hope)
zoom-in-whitePerbesar
Fachri Albar di Film I Am Hope (Foto: dok YouTube I Am Hope)

Fachri Albar kembali terjerat kasus penyalahgunaan narkotika. Ia ditangkap di kediamannya, Rabu (14/2) lantaran kedapatan memiliki satu paket sabu, dua strip dumolid, dan puntung ganja bekas pakai.

Fachri dikenal sebagai aktor yang selektif memilih peran. Laki-laki berusia 36 tahun itu juga merupakan putra vokalis grup band God Bless, Ahmad Albar.

Darah seni sang ayah mengalir dalam diri Fachri. Anak kedua dari tiga bersaudara itu pun mengikuti jejak sang ayah terjun ke dunia hiburan Tanah Air.

Ia mengawali karier di dunia hiburan dengan membentuk grup band pada 2003 bersama sejumlah teman dan sang kakak, Fauzi Albar alias Ozzy. Dalam grup band bernama Jibriel itu, Fachri menempati posisi sebagai pemain drum, sementara Ozzy sebagai vokalis.

Jibriel merilis single pertama mereka, 'Raih', pada Mei 2007. Setahun kemudian, tepatnya pada Juni 2008, grup band beraliran rock tersebut merilis album perdana mereka yang berjudul '…Memecah Kesunyian'.

video youtube embed

Tak hanya di bidang musik, Fachri berkiprah pula dalam dunia akting. Sinetron 'Malin Kundang' menjadi debutnya di dunia akting sekaligus membuat nama Fachri semakin dikenal luas.

Dalam sinetron yang tayang pada 11 Januari 2005 hingga 25 Juli 2006 dengan total 81 episode itu, Fachri berperan sebagai Malin Kundang. Ia beradu akting dengan aktris senior Desy Ratnasari yang memerankan Zaenab, ibunda Malin.

Pada tahun yang sama saat sinetron perdananya rilis, Fachri membintangi film layar lebar pertamanya, 'Alexandria'. Dalam film yang dirilis pada 24 November 2005 tersebut, ia menjadi pemeran utama bersama Marcel Chandrawinata dan Julie Estelle.

Melanjutkan kesuksesannya di dunia akting pada 2005, Fachri membintangi sinetron 'Sujudku' pada 2007. Wajahnya juga kembali tampak di layar lebar melalui film 'Kala' dan 'Jakarta Undercover'.

Pada tahun itu, perannya sebagai Janus dalam film 'Kala' arahan sutradara Joko Anwar bahkan membuat Fachri berhasil dinominasikan sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik di Festival Film Indonesia (FFI) 2007.

Fachri Albar. (Foto: Instagram/@aialbar)
zoom-in-whitePerbesar
Fachri Albar. (Foto: Instagram/@aialbar)

Pada 26 November 2007, sang ayah yang akrab disapa Iyek ditangkap polisi karena diduga terlibat dalam jaringan narkotika. Fachri yang sempat kabur pascapenangkapan ayahnya pun masuk dalam daftar DPO polisi. Pada akhirnya, ia menyerahkan diri ke Badan Narkotika Nasional (BNN).

Fachri nyatanya tidak terbukti mengonsumsi narkoba dan dibebaskan, sementara Ahmad Albar divonis delapan bulan penjara terkait kasus tersebut. Meski bebas, Fachri vakum untuk sementara dari dunia hiburan demi mendampingi sang ayah.

Dua tahun berselang, Fachri kembali hadir di layar kaca. Pemilik nama sapaan akrab Ai itu membintangi sinetron 'Cinta Nia' yang tayang perdana pada 19 Agustus 2009. Ia juga beradu akting dengan Marsha Timothy dalam film layar lebar 'Pintu Terlarang' sebagai pemeran utama bernama Gambir .

Film yang disutradarai oleh Joko Anwar tersebut mendapat apresiasi ketika diputar di festival film luar negeri, salah satunya International Film Festival Rotterdam ke-38. 'Pintu Terlarang' bahkan berhasil meraih penghargaan Best of Puchon di Puchon Intenational Fantastic Film Pestival yang digelar di Korea Selatan pada Juli 2009.

video youtube embed

Setahun setelahnya, Fachri membintangi sinetron 'Mertua dan Menantu'. Sinetron yang juga dibintangi oleh Nabila Syakieb itu tayang pada 16 September 2010 hingga 10 Oktober 2010 dengan total 22 episode.

Pada 2011, Fachri memang tak membintangi sinetron maupun film layar lebar. Namun, ia dan Jibriel berkesempatan tampil bersama grup band ayahnya, God Bless, dalam konser 'Founders Day' di Hard Rock Cafe Jakarta.

Barulah pada 2012 Fachri kembali membintangi sejumlah sinetron, yakni 'Tobat Sambel' yang tayang pada 8 Oktober 2012 hingga 18 November 2012 dan 'Sandra Bukan Nabila'. Demikian pula pada 2013, ia membintangi sinetron 'Para Pencari Tuhan Jilid 7' 2013.

Masih pada tahun 2013, film 'V/H/S/2' yang dibintangi Fachri dirilis di Amerika Serikat. Film bergenre horor tersebut digarap oleh Gareth Evans dan Timo Tjahjanto beserta sejumlah sutradara internasional. Bersama Epy Kusnandar, Oka Antara, dan Hannah Al-Rasyid, Fachri berperan dalam segmen 'Safe Haven'.

Fachri Albar (Foto: Munady Widjaja)
zoom-in-whitePerbesar
Fachri Albar (Foto: Munady Widjaja)

Pada 12 Juni 2014, Fachri mengakhiri masa lajangnya dengan menikahi Renata Kusmanto. Sepanjang tahun itu, ia kembali vakum dari dunia hiburan.

Setahun kemudian, Fachri kembali ke dunia akting melalui film 'Melancholy Is a Movement'. Selain itu, film 'V/H/S/2' yang dibintanginya juga dirilis di Indonesia pada tahun yang sama.

Meski sempat vakum, Fachri membuktikan bahwa dirinya masih mampu bersinar di kancah perfilman. Pada 2016, ia meramaikan perfilman layar lebar dengan membintangi empat film, yakni 'I am Hope', 'Pesantren Impian', Terpana', dan 'The Professionals'.

Pada tahun lalu pun, Fachri masih menjaga eksistensinya dengan berperan dalam film 'Bukan Cinta Malaikat' dan 'Pengabdi Setan'.