Pembelaan Keluarga Terkait Hujatan Netizen untuk Elvy Sukaesih

Kasus narkoba yang menjerat anak-anak dari Ratu Dangdut Indonesia, Elvy Sukaesih, masih menjadi sorotan. Akibat perbuatan Dhawiya Zaida, Syechans, Ali Zaenal, dan Chauri Gita istri dari Syechans, pedangdut senior ini harus menerima 'getahnya'. Elvy menjadi korban hujatan dari netizen yang menyayangkan sikap putra-putrinya yang berpesta sabu di kediamannya di kawasan Cawang.
Sejauh ini Elvy memang belum memberikan keterangan apapun terkait kasus tersebut. Bahkan Elvy juga diketahui belum menjenguk anak dan menantunya di Rutan Polda Metro Jaya. Menurut kuasa hukum Dhawiya, Zecky Alatas, Elvy tidak bermaksud untuk menghindar dari masalah ini.
"Bukan ngumpet, bukan enggak mau muncul atau enggak mau datang. Karena sudah diserahkan kepada saya, sebagai kuasa hukumnya, sebagai keluarga besarnya. Saya akan memberikan yang terbaik," ungkap Zecky beberapa waktu lalu.
Namun hujatan demi hujatan pun seolah tak berhenti dilontarkan netizen. Elvy sendiri sampai memilih untuk mengunci akun Instagram pribadinya dan mengunci kolom komentar. Hujatan netizen pun akhirnya membuat salah satu cucu Elvy, Adiva Adelia, angkat bicara dan membela sang nenek.
Melalui akun Instagram pribadinya, Adiva mengunggah foto kolase saat ia menikah dan momen kebersamaannya dengan Elvy saat itu. Ia pun menuliskan sebuah keterangan yang cukup panjang di foto tersebut.
"Ini bisa terjadi pada Anda, keluarga Anda, anak-anak, teman, tetangga, sahabat, sepupu dan bahkan orang tua anda. Tidak ada yang tahu. Kami tidak tahu MENGAPA. Dan kita tidak tahu BAGAIMANA," tulis Adiva di akun @advadelia.
Ibu satu anak ini juga menegaskan bahwa semua orang tua pasti mendidik anak-anaknya dengan cara yang baik, memberikan contoh yang baik, memberikan nasihat dan mengawasi. Tapi orang tua juga tidak bisa berada seterusnya di samping anak-anaknya.
"Karena orang tua bukanlah malaikat Raqib & Atid yang bisa selalu setia menemani hingga hari terakhir. Adakah disini seorang ibu/bapak dan bisa mendampingi anaknya 24/7? 6 anaknya? Bisa? Without a break? No one. Especially if it’s come to an adults. Mereka sudah tua, sudah bisa mengurus dirinya sendiri. Bahkan sudah bisa juga untuk berucap yang manis-manis," lanjutnya,
Masa nenek saya harus berada disebelahnya 24 jam? Kepada 6 anaknya? Are you kidding me?
Dalam pembelaannya Adiva juga meminta untuk netizen menghentikan segala hujatan yang dilontarkan kepada Elvy. Adiva merasa Elvy tidak pantas menerima segala cibiran yang menyinggung hati terkait anak-anaknya.
"I know her. I know her deeply. I know her personally. Please keep ur words. Please Keep ur bad words if u have nothing nice to say. Dijadikan pelajaran, bkn untuk dihina-hina. I know what their doing is not right in any kind of way. But please... understand that it could be happen to someone we love dearly, unfortunately, without we even realize it. And we shud fight against it, bantu berantas bukan bantu menghina. Diambil hikmahnya aja," ujar Adiva.
Bahkan sebagai cucu ia bisa merasakan rasa sakit saat membaca beragam komentar menyakitkan dan menyudutkan Elvy Sukaesih. Meski Elvy seorang public figure, bukan berarti dia tak boleh sedih dan sakit hati melihat semua hujatan itu di tengah masalah yang menimpa keluarganya.
"She’s the nicest, kindest & a very humble person i know. And she’s in pain too. Artis bukan berarti kebal dan ga punya hati ngebaca mean comments from peoples accros the country kali. Kalian bayangin aja diri kalian yang ngalamin & diperlakukan kaya Umi saat ini, will u be okay? So please respect that. Doain Semoga umi selalu dalam penjagaan & lindungan Allah SWT. Dan semoga umi sehat afiah panjang umur, diberi ketabahan atas ujian-ujiannya," bebernya kembali.

"Berdoa jg untuk diri kita dan smua keluarga kita agar diselamatkan dari bahaya narkoba, di dekatkan dgn orang2 yg baik oleh Allah dlm hidup ini, amin," tambah Adiva.
Saat ini Dhawiya dan kekasihnya, Muhammad telah resmi ditahan dan meringkuk di balik jeruji besi Rutan Polda Metro Jaya. Sedangkan kakak Dhawiya, Syechan yang mengidap TBC stadium 3 dan istrinya, Chauri Gita, masih menunggu hasil assesment untuk direhabilitasi. Chauri Gita tidak ditahan karena sedang berbadan dua dan memiliki balita di rumah.
Dhawiya, Muhammad, Syechan, Chauri dan Ali ditangkap di kediaman Elvy Sukaesih di kawasan Cawang, Jakarta Timur pada 16 Februari lalu. Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang mengatakan Muhammad adalah Bandar Sabu yang beroperasi di daerah Cawang. Total barang bukti yang didapat sebanyak 1,32 gram.
