Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan, Ini Respons Bioskop

15 Maret 2020 15:16 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Suasana bioskop CGV. Foto: Dok. CGV Indonesia
zoom-in-whitePerbesar
Suasana bioskop CGV. Foto: Dok. CGV Indonesia
ADVERTISEMENT
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan menutup semua tempat hiburan di Jakarta selama 2 minggu. Anies bilang, penutupan tempat hiburan di Jakarta berlaku bagi semua tempat hiburan yang berada di bawah Pemprov DKI, seperti Ancol, Monas,dan beberapa museum yang dikelola DKI.
ADVERTISEMENT
Bukanya beberapa tempat hiburan swasta pun dipertanyakan, seperti kelab malam hingga bioskop-bioskop di Indonesia. Terkait hal ini, Hariman Chalid selaku Public Relations Manager CGV Cinemas Indonesia, mengatakan bahwa CGV akan tetap beroperasi.
Suasana bioskop CGV. Foto: Dok. CGV Indonesia
"Saat ini, CGV kantor pusat di Jakarta dan juga 69 bioskop CGV di Indonesia tetap beroperasi seperti biasa, sambil memonitor perkembangan dan informasi terkini tentang virus corona dan menerapkan prosedur pencegahan yang diinformasikan oleh Departemen Safety CGV melalui Internal Safety Letter," jelas Hariman saat dihubungi kumparan, Minggu (15/3).
"Langkah-langkah pencegahan penyebaran virus corona telah disiapkan berdasarkan instruksi maupun imbauan dari Kementerian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan setempat, termasuk berkoordinasi dengan pihak pusat perbelanjaan di mana CGV berada," lanjutnya.
Suasana bioskop CGV. Foto: Dok. CGV Indonesia
Pihak CGV juga sudah menyiapkan beberapa langkah pencegahan penyebaran virus corona yang telah diterapkan sejak beberapa bulan lalu. Langkah-langkah ini berlaku untuk para staf CGV dan penonton.
ADVERTISEMENT
Melalui keterangan tertulis yang diberikan Hariman pada kumparan, para staf CGV dianjurkan untuk rajin mencuci tangan dengan sabun. Pihaknya juga akan memulangkan staf yang kondisinya tidak fit.
Penyemprotan disinfektan di kantor CGV. Foto: Dok. Istimewa
Penyemprotan disinfektan di kantor CGV. Foto: Dok. Istimewa
Selain itu, CGV juga mengadakan thermal dan fogging anti-virus di setiap lokasi CGV, menghadirkan hand sanitizer, meningkatkan higienitas di setiap lokasi CGV, dan meningkatkan prosedur keamanan dalam penyajian makanan dan minuman.
Beberapa event yang sudah disiapkan CGV pun akan tetap berlangsung. Namun, pengambilan keputusan di masa mendatang akan mengikuti instruksi pemerintah, instansi terkait, serta gedung tempat CGV berada.
"Tempat hiburan yang ditutup, 'kan, tempat hiburan yang milik Pemprov DKI. Untuk swasta, saat ini Pemprov DKI mengimbau untuk membatasi kegiatan usahanya," tutup Hariman.
Ilustrasi bioskop XXI. Foto: Shutterstock
Sama seperti CGV, Cinema XXI juga masih beroperasi. Jaringan bioskop yang satu ini melakukan langkah-langkah pencegahan penyebaran virus corona dengan melakukan penyemprotan disinfektan secara reguler di 218 bioskop di 52 kota di Indonesia. Cairan disinfektan yang digunakan merupakan disinfektan yang dipakai oleh maskapai penerbangan internasional.
ADVERTISEMENT
Cinema XXI juga menghadirkan sabun cuci tangan pada wastafel toilet bioskop dan hand sanitizer.
"Bioskop kami masih melakukan kegiatan operasional seperti biasa di semua lokasi di seluruh Indonesia," jawab Dewinta Hutagaol, Head of Corporate Communications & Brand Management Cinema XXI pada keterangan tertulis yang diterima kumparan.