Penjelasan Hanung Bramantyo Usai Oki & Nirmala Dianggap "Wicked Wanna Be"

Baru-baru ini, sejumlah netizen ramai berdebat di media sosial membahas film Oki & Nirmala yang dibintangi Tissa Biani. Karakter Tissa dianggap mirip dengan Glinda dari film Wicked. Sang sutradara, Hanung Bramantyo, akhirnya buka suara dan meluruskan soal isu tersebut.
Hanung Bramantyo mengatakan Oki-Nirmala pertama kali muncul tahun 1969 di majalah Bobo edisi Belanda dengan nama Pukkie en Wanda in sprookjesland. Kemudian diadaptasi ke Indonesia menjadi Oki-Nirmala.
"Fakta yang tak bisa ditolak, warna gaun Wanda (Nirmala) memiliki kesamaan dengan ‘penyihir baik Glinda’ dalam dongeng Wizard Of Oz karya L Frank Braum, yang terbit tahun 1900 dan difilmkan tahun 1939," tulis Hanung dalam unggahan di akun Instagramnya.
Sebelum difilmkan, Wizard of Oz sangat fenomenal karena memperkenalkan penyihir baik bernama Glinda ke memori anak-anak.
Hanung mengatakan, tahun 1995 Gregory Macguire mengadaptasi karakter Glinda ke dalam novelnya The Wicked, yang juga sangat best seller.
"Kenapa Gregory mengambil karakter Glinda dan tidak menciptakan karakter sendiri? Karena Glinda sudah dikenal dunia. Apakah Wanda (Nirmala) juga mengambil spirit yang sama dengan Glinda? Kemungkinan besar iya. Sebab sosok penyihir baik bergaun pink adalah karakter yang sangat fenomenal pada masanya," tulis Hanung.
Dalam film Oki & Nirmala, Hanung mengatakan pihaknya mengadaptasi karakter Wanda (Nirmala) menjadi lebih lokal. Kostum Nirmala dibuat dengan campuran motif Eropa dan Nusantara.
"Pendekatan ini dikenal dengan istilah Revisionist Re-telling, alih-alih menjiplak. Nantikan tahun 2027," tulis Hanung.
