Kumparan Logo

Penyesalan Riezki Aisah yang Turun 20 Kilogram Pakai Obat Pelangsing

kumparanHITSverified-green

clock
comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Riezki Aisah, Founder cuRRvYoga. (Foto: Instagram @riezkiaisah)
zoom-in-whitePerbesar
Riezki Aisah, Founder cuRRvYoga. (Foto: Instagram @riezkiaisah)

Kebanyakan wanita memiliki cita-cita untuk memiliki berat badan yang ideal. Tak heran jika banyak kaum Hawa yang berlomba-lomba untuk melakukan diet ketat hanya untuk mendapatkan berat badan yang mereka inginkan.

Hal tersebut juga pernah dilakukan oleh selebgram sekaligus pendiri Curvy Yoga Indonesia, Riezki Aisyah. Dia mengaku sempat melakukan program diet secara 'instan'.

Karena memiliki ambisi atas berat badan yang ideal, cewek yang lebih akrab dipanggil Kiki itu mengaku dirinya pernah mengkonsumsi obat diet yang dijual bebas.

embed from external kumparan

Hal itu terjadi saat Kiki masih duduk di bangku SMA, yang kala itu memiliki berat badan di angka 75 kilogram. Ia pun berharap memiliki tubuh yang kurus.

"Pernah dulu aku nyobain obat diet, turun 20 kilogram sih, berat aku waktu itu jadi 55 kilogram," ucap Kiki, saat ditemui beberapa waktu lalu.

instagram embed

Menurut Kiki memiliki tubuh plus size sudah dialami sejak ia masih kecil. Awalnya, ia masih memiliki tubuh yang biasa saja, sampai akhirnya ia diberi minum jamu oleh orang tuanya.

"Dulu aku kecil itu normal, seperti anak-anak lainnya. Cuma orang tua aku senang lihat anak kecil yang gendut gitu, lucu. Terus aku dikasih jamu sama mereka, makanya jadi gendut sampai sekarang dan enggak balik lagi," lanjutnya.

Meskipun akhirnya mendapatkan berat badan ideal seperti yang diharapkan, namun wanita berusia 25 tahun tersebut malah merasa aneh dengan perubahan yang ada dalam dirinya.

"Aku waktu itu jadi super kempot banget, badannya enggak segar, matanya layu, enggak enak lah dilihatnya. Itu karena aku minum obat diet doang tapi enggak pakai olahraga," kenangnya.

instagram embed

Penyesalannya semakin bertambah, saat Kiki yang terbiasa menerima bullying karena tubuhnya yang plus size, ternyata masih di-bully juga meskipun berat badannya telah susut. Sampai akhirnya ia tersadar, ternyata bukan hanya soal memiliki berat badan ideal yang ia butuhkan.

"Aku waktu itu sampai ngaca, 'Oke, lo udah kurus, terus apalagi?' Orang-orang yang nge-bully tuh tetap akan ada kata-kata lagi buat kita, kalau diikutin enggak akan ada abisnya."

"Dan ternyata aku enggak nyaman dengan kondisi seperti itu, emang aku udah kurus waktu itu, cuma ternyata enggak cocok sama aku. Ada hal-hal yang kita belum tentu cocok, dan aku enggak merasa cocok di situ," jelasnya.

instagram embed

Setelah menyadari hal itu, akhirnya Kiki setop semua obat pelangsing yang ia konsumsi. Hasilnya? Berat badannya langsung naik drastis melebihi berat badan sebelumnya. Pelan-pelan namun pasti ia pun mulai mengubah pola makannya. Sejak saat itu, Kiki tak pernah mencoba untuk diet lagi.

"Setelah kejadian itu, aku makannya jadi normal lagi kan, badannya aku balik lagi ke angka 70 kilogram. Sempet mau ngurusin lagi, tapi akhirnya aku males lagi, ya udah. Pasti semua orang pernah mengalami hal itu," pungkasnya.

instagram embed

Lalu, kira-kira apa ya godaan terbesar Kiki ketika menjalani pola hidup sehat?

"Paling susah itu menghindari makanan kesukaan kita. Kayak aku kan orang Palembang, suka banget makan pempek, terus kerupuk gitu yang minyak-minyak, makanan Padang juga. Cuma sekarang udah enggak yang terlalu pengin banget, sih," tutup Kiki.