kumparan
14 Februari 2020 13:29

Persiapan Konser Tunggal, Raisa Kesulitan Bagi Waktu dengan Keluarga

PTR - Raisa di perilisan single Teristimewa
Raisa (tengah) di perilisan single Teristimewa dan Raisa Live in Concert, Kamis (13/2), Foto: Rarah Yulianti Purnama/kumparan
Penyanyi Raisa tengah mempersiapkan konser tunggalnya yang akan diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 27 Juni mendatang.
ADVERTISEMENT
Namun, pelantun lagu ‘Mantan Terindah’ ini mengaku cukup kesulitan membagi konsentrasi antara mengurus keluarga dan konser tunggalnya.
Sebelumnya, perempuan kelahiran Jakarta ini menikah dengan Hamish Daud. Kemudian, dia melahirkan anak perempuan bernama Zalina Raine Wyllie.
“Untuk konsentrasi, aku akuin sulit (baginya). Karena kalau ibu-ibu pasti tahu, karena masih fokus untuk ngurusin, karena ada role baru, seru,” ucap Raisa saat ditemui di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Kamis (13/2).
Raisa, Stadion Utama Gelora Bung Karno
Raisa saat ditemui di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Foto: Alexander Vito/kumparan
Kendati demikian, mantan Keenan Pearce ini merasa senang, lantaran banyak orang yang membantunya untuk mewujudkan konser tersebut.
Tim yang membantu Raisa beberapa di antaranya adalah Edy Khemod, drummer Seringai sebagai Creative Director, Ezar Pramananda Darnadi sebagai Stage & Lighting Desainer, dan Makna Creative sebagai Digital Creative Partner.
ADVERTISEMENT
“Sekarang banyak yang bantuin, tim ini yang bantuin saya jaga timeline. Kalau saya dulu cuma berdua sama Boim (CEO Juni Records) enggak akan bisa,” ujar Raisa.
Perempuan berumur 29 tahun ini mengatakan bahwa sekarang, mereka sedang dalam tahap workshop untuk musik yang akan dibawakan oleh Raisa di konsernya nanti.
“Kita berusaha ngawinin antara konsep visual, lighting, stadium. Yang menarik di sini adalah aku pengin... Misal, ide dimulai dari visual dulu, nanti musik menyesuaikan. Biasanya, aku bikin musiknya dulu, sekarang kreatifnya dari mana-mana,” katanya.
Selain itu, Raisa juga akan menari di konser tunggalnya. Agar bisa tampil maksimal, dia menggandeng seorang koreografer bernama Dona.
“Aku memang enggak pernah kerja sama langsung sama dancer. Tapi, untuk skala seperti ini, kayaknya enggak mungkin kalau kita tinggalkan bagian itu. Koreografi dancer itu untuk menambah energi,” pungkas Raisa.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan