Perubahan Mariah Carey: Dari Seksi, Langsing, hingga Menggemuk

Baru-baru ini, Mariah Carey baru saja menyelesaikan konser keresidenannya di Caesar's Palace, Las Vegas, Amerika Serikat. Namun, alih-alih terpukau dengan suara Carey, penonton malah salah fokus dengan bentuk tubuhnya. Ya, tubuh penyanyi berusia 47 tahun ini terlihat semakin besar.
Dilansir In Touch, kostum yang dikenakan Carey malam itu terlihat ketat dan memperlihatkan lekuk tubuhnya dengan amat jelas, membuat penonton bergumam.
Sebenarnya, perubahan tubuh Carey sudah terlihat sejak ia melahirkan anak kembarnya di tahun 2011, Moroccan dan Monroe. Tapi, ia berhasil mengembalikan bentuk tubuhnya setelah memutuskan untuk bercerai dengan suaminya kala itu, Nick Cannon.
Mari kita lihat perubahan bentuk tubuhnya dari tahun ke tahun. kumparan (kumparan.com) akan memulai dari tahun 1997, tepatnya saat album 'Butterfly' dirilis.

Kala itu, Carey masih berusia 28 tahun dan sudah menikah dengan Tommy Mottola. Tubuhnya pun masing terlihat langsing bak anak remaja. Bentuk tubuhnya pun tidak berubah saat ia meluncurkan album 'Rainbow' (1999), 'Glitter' (2001), 'Charmbracelet' (2002), 'The Emancipation of Mimi' (2005), 'E=MC²' (2008), dan 'Memoirs of an Imperfect Angel' (2009).

Namun, sebelum album 'Merry Christmas II You' (2010) diluncurkan, tubuh Carey terlihat mulai berubah. Bobotnya sedikit bertambah, dan saat itu, ia sudah bercerai dengan Mottola dan menikah dengan Cannon di tahun 2008.

Satu tahun setelahnya, Carey melahirkan anak kembarnya. Saat itulah, bobot tubuhnya naik dengan drastis.

Pelantun 'We Belong Together' itu sempat mengeluh soal bobotnya saat diwawancarai oleh Home Shopping Network . Ia mengungkapkan bahwa dirinya tidak suka dengan tubuhnya pasca-melahirkan.
"Semua orang selalu bilang padaku kalau itu semua (melahirkan anak kembar) menyenangkan dan bernilai. Dan aku seperti, 'Kalian mudah untuk membicarakan itu saat kaki kalian tidak sebesar ini'," ucapnya kala itu.
Penyanyi lagu 'Honey' itu menambahkan bahwa keadaannya saat itu adalah bagian dari masa sulitnya karena bobotnya naik sekitar 31 kilogram.
"Sangat sulit. Hamil anak kembar berbeda dengan hal apapun. Tubuhku mengalami banyak hal dan kamu harus merahasiakan si kembar selama mungkin. Tapi ini adalah pengorbanan yang aku buat untuk mereka," lanjutnya.

Bobotnya kembali menurun di tahun 2015 hingga 2016. Dilansir Shape.com, Carey berhasil menurunkan bobotnya hingga 13,6 kilogram selama tiga bulan. Caranya? Menemui ahli gizi, olahraga tiga kali seminggu, dan tidak terpaku pada timbangan.
Tapi, di tahun 2017, bobotnya kembali naik dengan gratis. Bahkan, menurut laporan Radar Online, bobotnya kini mencapai 119 kilogram!

Menurut sebuah sumber, Carey dikabarkan membuat dirinya nyaman dengan makan sebanyak mungkin. Dengan bobotnya yang mencapai 119 kilogram itu, Carey dikabarkan jadi mudah lelah karena kegemukan.
"Dia sangat gemuk sampai-sampai ada beberapa kostumnya (untuk maggung) yang sudah tidak muat. Ia tidak merasa nyaman, dan ia kehilangan stamina untuk tampil di atas panggung," jelas sumber tersebut.

Dan, hal itu terbukti dengan penampilannya di konser kerisdenannya yang tampil malas-malasan.
Bagaimana menurutmu? Berikan pendapatmu di kolom komentar, ya!
