Kumparan Logo

Pihak Kepolisian Dalami Laporan Dugaan Penipuan Konser Orchestra Experience

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi orkestra. Foto: Kitreel/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi orkestra. Foto: Kitreel/Shutterstock

Konser Orchestra Experience jadi sorotan usai menginformasikan batal 30 menit sebelum penyelenggaraannya. Salah satu penonton melaporkan pihak penyelenggara ke Polres Tangerang Selatan terkait dugaan penipuan.

Kasi Humas Polres Tangerang Selatan, Iptu Wahyuni, menekankan bahwa pihaknya sudah menerima laporan tersebut. Penyidik saat ini tengah mendalami laporan tersebut.

"Saat ini sat Reskrim telah melakukan penyelidikan atas peristiwanya. Penyidik sedang bekerja," tutur Yuni kepada kumparan.

Kendati demikian, Yuni masih belum memberikan informasi lebih detail mengenai pengembangan dari laporan tersebut. Termasuk nilai kerugian dari para korban.

"Untuk update berikutnya nanti kami infokan kembali ya," tandasnya.

Konser Orchestra Experience di Tangerang dibatalkan secara mendadak, hanya sekitar 30 menit sebelum pertunjukan dijadwalkan dimulai. Pembatalan tersebut kemudian berujung pada laporan polisi yang dibuat salah satu pemegang tiket.

Ilustrasi orkestra lilin. Foto: Shayli/Shutterstock

Pelapor resmi melaporkan pihak yang disebut sebagai PT Onyx Production Indone ke Polres Tangerang Selatan pada 4 Oktober 2026.

Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL), pelapor melaporkan dugaan penipuan/perbuatan curang terkait pembelian dua tiket konser musik klasik senilai Rp 698 ribu. Laporan tersebut juga telah diterima kepolisian dengan nomor LP/B/3164/X/2026/SPKT/POLRES TANGERANG SELATAN/POLDA METRO JAYA.

Sebelumnya, pihak penyelenggara telah menyampaikan permintaan maaf atas pembatalan mendadak tersebut. Mereka menyebut pertunjukan dibatalkan karena adanya kendala teknis yang tidak terduga.

Penyelenggara juga mengatakan konser akan dijadwalkan ulang. Sementara pemegang tiket yang tidak dapat menghadiri jadwal baru nantinya dapat mengajukan refund.