Kumparan Logo

Pimpinan Pusat Muhammadiyah Sambut Baik Film 'Nyai Ahmad Dahlan'

kumparanHITSverified-green

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cuplikan film Nyai Ahmad Dahlan (Foto: Youtube/Irasfilm)
zoom-in-whitePerbesar
Cuplikan film Nyai Ahmad Dahlan (Foto: Youtube/Irasfilm)

Kisah perjuangan pahlawan nasional Walidah Dahlan atau yang kerap dikenal Nyai Ahmad Dahlan, siap dikemas menjadi sebuah film layar lebar. Film yang disutradarai Ola Atta Adonara tersebut, disambut baik oelh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Dr Abdul Mu'ti, menilai adanya film tentang Nyai Ahmad Dahlan, yang merupakan istri pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan, membuat warga Muhammadiyah dan masyarakat semakin mengenal tokoh-tokoh Muhammadiyah.

Sekretaris PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti. (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Sekretaris PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti. (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

Menurut Abdul Mu'ti, sosok Nyai Ahmad Dahlan sangat istimewa. Beliau adalah satu-satunya tokoh perempuan Muhammadiyah yang telah ditetapkan Pemerintah RI sebagai Pahlawan Nasional.

"Ditetapkannya Nyai Ahmad Dahlan sebagai Pahlawan Nasional tentu bukan hanya karena beliau istri KH Ahmad Dahlan," ujar Abdul Mu'ti lewat keterangan tertulis yang diterima kumparan (kumparan.com), Selasa (4/7).

"Tapi karena memang Nyai Ahmad Dahlan telah melakukan peran-peran besar yang berguna bagi Bangsa Indonesia sehingga Negara menganggap layak mengangkatnya jadi pahlawan nasional," sambungnya.

Abdul Mu'ti berharap, dengan adanya film 'Nyai Ahmad Dahlan' tersebut, masyarakat akan lebih mengetahui sosok pendiri gerakan perempuan ‘Sopo Tresno’ yang kemudian bernama Aisyiyah--organisasi perempuan Muhammadiyah--.

instagram embed

"Selama ini kita kurang banyak mendapat informasi tentang Nyai Ahmad Dahlan. Bahkan buku atau data tertulis tentang Nyai Ahmad Dahlan juga masih sangat minim," jelasnya.

Selama ini KH Ahmad Dahlan lah yang lebih banyak dikenal luas. Padahal di balik sosok KH Ahmad Dahlan yang berhasil merintis dan membesarkan Muhammadiyah, ada sosok perempuan hebat, yaitu Nyai Ahmad Dahlan.

instagram embed

Nyai Ahmad Dahlan ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 10 November 1971 dengan Surat Keputusan Presiden no 42/TK Tahun 1971, saat Presiden RI dijabat Soeharto. Presiden RI pertama Ir Soekarno secara pribadi sangat mengenal Nyai Ahmad Dahlan.

Hal ini karena Ir Soekarno pernah menjadi pengurus Muhammadiyah bagian pendidikan di Bengkulu. Sementara Ibu Fatmawati, istri Bung Karno, adalah anak Ketua Muhammadiyah Bengkulu, Hasan Din.

embed from external kumparan

Pada saat Ibu Kota Republik Indonesia pindah dari Jakarta ke Yogyakarta 4 Januari 1946, Presiden Soekarno menyempatkan diri berkunjung ke rumah Nyai Ahmad Dahlan di Kauman, Yogyakarta. Kala itu, Nyai Ahmad Dahlan sudah dalam keadaan sakit karena usia.

Nyai Ahmad Dahlan wafat dalam usia 74 tahun pada 31 Mei 1946, dan dimakamkan di belakang Masjid Gedhe Kauman. Proses pemakaman itu turut dihadiri sejumlah perwakilan pemerintahan RI, yakni HM Rasjidi, Menteri Agama, dan Sekretaris Negara Abdoel Gaffar Pringgodigdo.

Film Nyai Ahmad Dahlan direncanakan akan tayang di bioskop mulai 24 Agustus 2017. Film ini dibintangi oleh Tika Bravani sebagai Nyai Ahmad Dahlan, dan David Chalik yang berperan sebagai KH Ahmad Dahlan.