Posan Tobing Bantah Butuh Uang hingga Tagih Royalti ke Band Kotak
·waktu baca 2 menit

Mantan drummer band Kotak, Posan Tobing, tengah menyuarakan haknya soal pembagian royalti. Sebagai salah satu orang yang turut andil dalam penciptaan lagu hits Kotak, ia merasa tidak mendapatkan pembagian royalti yang layak.
Kemunculan Posan yang secara tiba-tiba membuat sebagian netizen beranggapan bahwa saat ini ia sedang butuh uang. Mengetahui hal itu, Posan dengan tegas membantah tudingan tersebut.
“Banyak juga netizen yang bilang ke gue ‘BU (butuh uang) lo.’ Jujur aja, ya, Puji Tuhan gue tercukupi kok,” ungkap Posan Tobing dalam video yang tayang di kanal YouTube dunia MANJI.
Musisi 39 tahun itu kembali menegaskan bahwa ini bukan perkara masalah uang semata. Namun, ini soal hak yang seharusnya ia dapatkan.
“Jadi temen-temen, gue bukan BU, tapi ini 11 tahun gue pendam,” tambahnya.
Posan pun berharap, personel Kotak bisa datang dan menemuinya agar masalah ini dapat terselesaikan secara baik-baik.
“Mulainya dari mana? Ya sudah kita ketemu, tanggung jawab sama apa yang lo lakukan, ketemu sama gue,” ujar Posan.
Posan Tobing Akui Sakit Hati dengan Personel Band Kotak
Lebih lanjut, Posan juga mengungkap hal lain yang membuat dirinya sakit hati dengan personel Kotak. Ia sempat terpukul dengan pernyataan Kotak saat disinggung alasan mereka tak mencari drummer baru.
“Terutama adalah harga diri gue Bro, lo kebayang enggak, sih, lo nonton video, gue dikirimin sama netizen, tiba-tiba (ada yang nanya) ‘Lo gak kepengin cari drummer baru, lo, kan, sudah lama banget nih enggak punya drummer yang tercatat sebagai member?’ istilahnya gitulah lebih kurangnya omongannya. ‘Ah, enggak, enakan ginilah, duitnya langsung dibagi tiga enak.’” papar Posan.
Mendengar jawaban Kotak, Posan merasa sakit hati. Terlebih, sebagian lagu-lagu yang kerap dibawakan Kotak saat manggung merupakan ciptaannya.
“Gue sebagai salah satu pencipta lagu yang ada di situ, berdarah-darah enggak, sih, Bro dengarnya? Sedihlah,” tandas Posan Tobing.
Reporter: Karina Savitri
