Kumparan Logo

Prediksi Pemenang 'Album of the Year' di Grammy Awards 2018

kumparanHITSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Album of the Year Grammy Awards 2018 (Foto: Commons Wikimedia, Lucy Nicholson/Reuters, AFP PHOTO / TOMMASO BODDI, Reuters)
zoom-in-whitePerbesar
Album of the Year Grammy Awards 2018 (Foto: Commons Wikimedia, Lucy Nicholson/Reuters, AFP PHOTO / TOMMASO BODDI, Reuters)

'Album of the Year' merupakan salah satu nominasi paling bergengsi dalam sejarah Grammy Awards. Tentu saja, kualitas seorang musisi bisa dinilai dari isi album musik mereka--bagaimana para musisi menggarap sebuah lagu, seperti apa proses pengerjaannya, dan sejauh mana tingkat kreativitas mereka.

Pada Grammy Awards tahun lalu, album '25' milik Adele membawa pulang piala untuk kategori 'Album of the Year'. Album yang memuat lagu 'Hello' tersebut mengalahkan pesaing lainnya yang tak kalah berkualitas, seperti 'Lemonade' milik Beyoncé, 'Views' milik Drake, 'Purpose' milik Justin Bieber, dan 'A Sailor's Guide to Earth' milik Sturgill Simpson.

Tahun ini, terpilih lima album yang tak kalah menarik dengan tahun lalu. Berikut rangkuman kumparan (kumparan.com).

1. Childish Gambino - 'Awaken, My Love!'

Childish Gambino, rapper asal Amerika. (Foto: Commons Wikimedia)
zoom-in-whitePerbesar
Childish Gambino, rapper asal Amerika. (Foto: Commons Wikimedia)

'Awaken, My Love!' adalah sekumpulan musik psychedelic soul ​yang dirangkum menjadi beberapa lagu. Album yang diluncurkan pada 2 Desember 2016 ini mengajak para pendengarnya untuk bertualang bersama Childish Gambino ke alam mimpinya menuju hamparan luas bayangan akan sebuah funkadelic movement.

video youtube embed

'Awaken, My Love!' bisa dibilang sebagai sebuah karya yang agaknya tidak masuk akal dari Childish Gambino. Tapi, mengingat Gambino adalah seorang multi-talenta, albumnya yang ketiga ini menjadi nyata.

Sekarang, dengarkan lagu 'Me and Your Mama', 'Redbone', serta 'Terrified', dan nikmati perjalananmu.

2. Jay-Z - '4:44'

Jay Z (Foto: Reuters)
zoom-in-whitePerbesar
Jay Z (Foto: Reuters)

Tidak berlebihan jika album ke-13 milik rapper bernama asli Shawn Corey Carter disebut sebagai salah satu album terbaik di 2017. Dengan gamblang, Jay-Z bicara tentang kehidupan kaum Afrika-Amerika di Negeri Paman Sam, mulai dari sosioekonomi hingga hak kepemilikan akan sesuatu yang besar seperti real estate, rasisme, dan kehidupan pribadinya.

video youtube embed

Tahun lalu, 'Lemonade' milik Beyoncé 'menelanjangi' Jay-Z sebagai seorang suami yang berselingkuh dengan sosok 'Becky with the good hair'. Di album '4:44', Jay-Z membalasnya dengan permintaan maaf lewat beberapa lagu yang dikemas dengan apik. 'Lemonade' dan '4:44' menjadi sebuah kolaborasi mutakhir antar pasangan suami-istri yang kini memiliki tiga orang anak tersebut.

'The Story of O.J.', 'Bam', 'Family Feud', dan '4:44' adalah lagu-lagu andalan Jay-Z. Masing-masing lagu memiliki ceritanya sendiri, dan tentunya, ala Jay-Z.

3. Kendrick Lamar - 'DAMN.'

Kendrick Lamar (Foto: AFP PHOTO / SUZANNE CORDEIRO)
zoom-in-whitePerbesar
Kendrick Lamar (Foto: AFP PHOTO / SUZANNE CORDEIRO)

Cover album 'DAMN.' mungkin memang jelek dan terlalu biasa. Tapi, kamu tidak boleh menyepelekan isi dari album tersebut.

'DAMN.' adalah album keempat Kendrick Lamar yang mengusung conscious rap, lengkap dengan elemen musik trap, RnB, dan pop. Kompleks memang, tapi itulah kelebihan Lamar sebagai seorang musisi.

video youtube embed

Jika kamu mendengarkan album ketiga Lamar, 'To Pimp A Butterfly', dan membandingkannya dengan 'DAMN.', kamu pasti mengakui bahwa rapper berusia 30 tahun itu sudah banyak berkembang. Lamar kini lebih jujur soal musiknya.

'Humble', 'Loyalty', dan 'Love' adalah bukti akan talenta yang dimiliki Lamar.

4. Lorde - Melodrama

Penyanyi, Lorde. (Foto: Wikimedia Commons)
zoom-in-whitePerbesar
Penyanyi, Lorde. (Foto: Wikimedia Commons)

Tak hanya Kendrick Lamar, tapi Ella Marija Lani Yelich-O'Connor atau Lorde juga mengalami perubahan pada musiknya. Jika album perdana Lorde, 'Pure Heroine' lebih ke arah indie pop/dream pop, 'Melodrama' lebih kental akan nuansa pop/elecrtro pop. Dalam kata lain, Lorde berani tampil beda demi memuaskan industri musik yang melambungkan namanya.

video youtube embed

'Melodrama' mengedepankan sisi lain Lorde--dia suka bermonolog. Perempuan berusia 21 tahun itu juga memasukkan dunianya di album 'Melodrama', menjadikan album dengan 11 lagu itu sebagai album penuh emosi dan dramatis. Ya, Lorde sukses memperdengarkan kedewasaannya sebagai seorang manusia yang bebas di album ini.

'Green Light, 'Perfect Places', dan 'Homemade Dynamite' adalah buah cinta Lorde dengan musik yang diusungnya.

5. Bruno Mars - 24K Magic

Bruno Mars (Foto: Fanpage Bruno Mars/facebook)
zoom-in-whitePerbesar
Bruno Mars (Foto: Fanpage Bruno Mars/facebook)

Jika kamu sering mendengar musik funk dan RnB era 90-an di berbagai tempat, berterima kasihlah pada Bruno Mars yang telah membangkitkan kejayaan dua genre musik tersebut selama satu tahun terakhir ini.

Mars menampung seluruh lagu-lagu disco-nya di album '24K Magic', dan pria bernama asli Peter Gene Hernandez itu sukses menebarkan virus-- sebutan lain untuk musiknya-- ke seluruh dunia. Karakter suaranya yang mampu meraih not-not tinggi dan tariannya yang seksi dan atraktif mendukung kehadiran '24K Magic' sebagai album yang groovy.

Lagu '24K Magic', 'That's What I Like', 'Versace on the Floor', 'Chunky', dan 'Finesse' akan membuatmu bergoyang.

video youtube embed

Dari kelima musisi di atas, album 'Awaken, My Love!' dan '4:44' kelihatannya akan bersaing ketat. Dua album tersebut sama-sama memiliki konsep yang kuat dan jelas, menghadirkan sebuah budaya dari genre musik masing-masing, serta sama-sama menceritakan tentang sebuah masalah.

Bisa jadi, '4:44' jauh lebih unggul dari 'Awaken, My Love!' karena album tersebut adalah curhatan seorang pria tersohor seperti Jay-Z. Ibaratnya, Jay-Z membanting tubuhnya sendiri ke lantai lewat album tersebut.

'24K Magic' juga bisa keluar sebagai pemenang atas konsep, nuansa, lirik, dan aransemen akan suatu era dalam sebuah album. Apalagi, musik yang dilahirkan Mars memiliki banyak peminat dan hal itu membantunya untuk mendapatkan berbagai penghargaan bergengsi.

Kalau menurut kamu, album siapa yang kira-kira akan memenangkan 'Album of the Year' di Grammy Awards?