Kumparan Logo

Produser Bantah Biaya Produksi Film Animasi Merah Putih Capai Rp 6,7 M

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Poster film animasi Merah Putih. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Poster film animasi Merah Putih. Foto: Dok. Istimewa

Film animasi Merah Putih One For All menuai polemik di kalangan netizen. Film produksi Perfiki Kreasindo ini dianggap tak memenuhi standari industri animasi Indonesia yang tengah berkembang.

Sebagian netizen menyebut biaya produksi mencapai Rp 6,7 miliar. Selain itu, sejumlah netizen juga menduga film ini mendapatkan dukungan dari pemerintah.

Terkait beberapa tuduhan tersebut, produser sekaligus sutradara film animasi Merah Putih, Endiarto, akhirnya buka suara. Ia membantah soal biaya produksi film ini yang ditaksir mencapai Rp 6,7 miliar.

Produser film animasi Merah Putih, Endiarto. Foto: Giovanni/kumparan

"Saya katakan kalau ada biaya seperti itu, saya sangat bersyukur," ucap Endiarto ketika dijumpai kumparan di kantornya di Jakarta Selatan pada Senin (11/8).

Endiarto juga menegaskan bahwa biaya produksi berasal dari patungan tim produksi. Mereka tak mendapat sponsor finansial dari pemerintah.

"Saya sampaikan, bahwa kami ini gak ada biaya satu persen pun (dari pemerintah. Jadi kami ini sifatnya gotong royong mandiri, urunan," jelas Endiarto.

"Urunan juga bukan berarti urunan duit. Tapi urunan tenaga, pikiran, dan waktu. Jadi (biaya Rp 6,7 M) bukan gak benar, itu gak nyata," imbuhnya.

instagram embed

Endiarto berharap film ini mendapat feedback baik dari penonton ketika sudah tayang. Akan tetapi, jika penonton enggan menyaksikan film ini, Endiarto juga sudah siap menerimanya.

"Film animasi bisa 3-4 kali lipat dari film biasa, baik dari biaya maupun waktu, cuma kita gak ada. Dapat (untung) dari mana? Ya, feedback penonton. Kalau alhamdulillah besar, kita nikmati, kalau kecil, kita nikmati. Kalau gak ada yang nonton satu pun, ya, kita sudah niat dari awal kita hanya memberi sumbangsih, kontribusi, mewarnai (Hari Kemerdekaan). Itu saja niat kami," pungkasnya.

Film Merah Putih: One For All disiapkan untuk tayang di bioskop mulai 14 Agustus 2025 bersama drama La Tahzan, komedi Tinggal Meninggal, dan horor Panggilan dari Kubur.