Program Dietnya Dikecam, Tya Ariestya: Gue Tidak Perlu Lakukan Pembelaan Diri

Tya Ariestya beberapa waktu lalu sukses melakukan program diet dan menurunkan berat badan hingga 26 kg. Aktris berusia 38 tahun itu kemudian meluncurkan buku berjudul The Journey Of Fit Tya Ariestya, yang memuat hal-hal terkait program dietnya.
Buku berisi penjelasan soal program dietnya tersebut rupanya menuai kontroversi. Tak sedikit orang, termasuk dokter gizi dan ahli gizi, yang tak sependapat dengan beberapa hal di dalamnya. Sebagian orang, tak terkecuali fitness influencer bernama Yulia Baltschun, juga melontarkan kecaman.
Selama ini, Tya Ariestya memilih untuk tak menanggapi kecaman yang berdatangan. Pada akhirnya, ia buka suara ketika diundang ke podcast Deddy Corbuzier.
"Aku juga enggak ngerti kenapa (program diet dipermasalahkan), ya, karena memang, buat aku, diet yang aku lakukan sudah benar. (Turun berat badan) 26 kg," ucap Tya Ariestya.
Ya, Tya Ariestya meyakini bahwa tak ada yang salah dengan program dietnya. Lagi pula, apa yang selama ini ia lakukan untuk menurunkan berat badan sudah berdasarkan pantauan dokter.
"Kalau ada orang yang mempermasalahkan diet yang aku lakukan, sebenarnya diet aku, tuh, sudah dilakukan dengan dipantau oleh dokter. Terus, habis itu memang goals-nya, tuh, ada. Goals-nya itu aku pengin bisa hamil lagi. Aku, kan, hobinya hamil," ujarnya.
Tya Ariestya juga mengaku enggan memberikan pembelaan diri. Sebab, menurutnya, setiap orang hanya perlu menyesuaikan program diet dengan diri masing-masing.
"Enggak. Buat apa ngebela-bela diri? Nanti salah lagi kalau gue bela diri gue. Enggak, gue enggak salah. Gini, gue tidak perlu melakukan pembelaan diri. Buat apa? Kalau misalkan kita di mata orang salah, mah, akan selamanya akan jadi salah. Jadi, ya, yang penting, di gue itu sehat, target gue itu sesuai, kayak misalkan mau program hamil, sudah siap, mau bayi tabung lagi, sudah tinggal jalan. Terus, hasil lab bagus. Terus, olahraga sekarang sudah nyaman," tutur Tya Ariestya.
"Jadi, gue buat apa melakukan pembelaan? Cuma bikin jadi ramai aja. Kasihan orang-orang yang enggak ngerti apa-apa akhirnya harus memilih mana yang benar, mana yang salah. Padahal, kan, diet itu enggak ada yang benar, enggak ada yang salah, sesuaikan sama diri masing-masing," lanjutnya.
Tya Ariestya sempat pula menanggapi soal asupan makanan hariannya yang dianggap terlalu sedikit. Menurutnya, selama dokter menyatakan hal itu tak bermasalah untuknya, ia ogah ambil pusing.
"Gini, kalau menurut gue, gue itu, kan, pergi ke dokter. Jadi, gue, tuh, tidak perlu menghitung makanan yang masuk lagi buat gue karena, kan, sudah otomatis dokter itu mau yang terbaik buat gue, dengan kondisi kesehatan gue, ya, riwayat kesehatan gue, dan kebutuhan gue. Jadi, sebenarnya enggak usah iseng itungin kalori gue," kata Tya Ariestya.
Tak lupa, Tya Ariestya menegaskan bahwa ia sudah memberikan disclaimer dalam bukunya agar orang-orang berkonsultasi ke dokter jika ingin melakukan program diet. Sebab, tanpa pengawasan dokter, hasilnya bisa berbeda.
