Kumparan Logo

Punya Target Tiap Bulan Naik Gunung, Wendy Walters: Sudah Ada Bucket Listnya

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wendy Walters. Foto: Instagram/@wendywalters
zoom-in-whitePerbesar
Wendy Walters. Foto: Instagram/@wendywalters

Wendy Walters memiliki hobi naik gunung. Ada beberapa gunung seperti Prau, Merbabu, Sindoro, Agung, Rinjani, hingga Arjuno yang pernah ia daki.

Wendy mengaku punya target untuk naik gunung setiap bulannya. Ia dan teman-teman bahkan sudah mempersiapkan daftar gunung yang akan didaki.

"Aku memang menargetkan ke diri sendiri, kalau misalnya tiap bulan naik gunung. Jadi memang sudah ada bucket listnya. Jadi setiap bulan sudah tahu mau ke mana. Mulai giatnya dari tahun lalu, bulan April," ujar Wendy Walters kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Wendy Walters. Foto: Instagram/@wendywalters

Kini, Wendy pun sudah punya tim sendiri untuk mendaki bareng. Menurut Wendy, hobinya ini bermula dari ketidaksengajaan.

"Memang suka alam sebenarnya, terus dari situ pertama cobain ke curug terus suka. Akhirnya tertantang untuk naik gunung, pas melihat keindahan di atas itu sebagus itu, jadi lanjut," ucap Wendy.

Banyak Pantangan yang Dilakukan Wendy Walters saat Mendaki Gunung

Wendy menuturkan banyak pantangan yang harus ia jalani saat mendaki gunung. Hal ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

Agar dalam tiap pendakian berjalan lancar, banyak pantangan yang harus ia patuhi. Pantangan itu, menurut Wendy sifatnya untuk para pendaki tetap menjaga sikap mereka agar mereka tak mengalami hal yang tak diinginkan.

"Ya diwanti-wanti pasti, sih, tapi menurutku tiap gunung ada penunggunya. Selama kita naik ke sana niatnya baik, positif, ya, enggak akan keganggu. Tapi aku pribadi, sih, enggak mengalami karena memang niatnya ke sana happy," ungkap Wendy.

embed from external kumparan

Namun, ada satu pengalaman yang cukup membekas di hati mantan istri Reza Arap itu. Salah satunya saat ia terpaksa buang air besar saat mendaki.

"Kemarin tuh benar-benar pecah telur karena paling lama di Rinjani itu aku 5 hari, kan, terus sudah gak tahan, ya sudahlah, tidak apa-apa, kita menyatu dengan alam. Ngorek tanah jadi kayak back to nature gitu," kata Wendy.