Kumparan Logo

Putri Delina Ungkap Alasan Memilih Keluar dari Rumah Sule

kumparanHITSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Putri Delina ditemui dikawasan Tendean, Jakarta, Senin, (3/8). Foto: Ronny
zoom-in-whitePerbesar
Putri Delina ditemui dikawasan Tendean, Jakarta, Senin, (3/8). Foto: Ronny

Putri Delina tak lagi tinggal di kediaman ayahnya, komedian Sule. Penyanyi berusia 20 tahun tersebut kini menempati rumah sendiri.

Ketika berbincang dengan ayahnya, seperti dapat disaksikan dalam salah satu konten di kanal YouTube SULE Channel, Putri Delina menceritakan apa yang ia rasakan setelah tinggal sendiri.

Rupanya, Putri Delina mengaku sedih. Sebab, anak kedua dari empat bersaudara itu kehilangan momen-momen kebersamaan dengan keluarga.

Sule dan anak keduanya, Putri Delina. Foto: Instagram/putridelinaa

"Sedih, sih. Walaupun di rumah kadang di kamar juga gitu, kan. Tapi, kan, setiap di sini juga ke bawah, makan bareng. Ada waktunya (bareng keluarga) gitu, kan, walaupun Teteh sering di kamar," ucapnya.

Sule kemudian bertanya, apa alasan Putri Delina tetap pindah dari rumahnya dan memilih tinggal sendiri meski ternyata merasa sedih. Putrinya itu pun menjelaskan.

"Karena, kan, Teteh pengin produktif gitu, kan. Karena, alhamdulillah, Ayah kasih rumah juga, Teteh pengin melakukan apa pun, maksudnya pengin bikin konten atau apa pun, di rumah. Jadi, maksudnya, mau ada teman, mau bikin konten, tuh, ke rumah Teteh aja. Jangan di sini (rumah Sule). Kalau di sini, kan, pertama, tempatnya juga susah. Apalagi, kan, sekarang ada studio, (tapi) ini, kan, studio Ayah," tuturnya.

video youtube embed

"Oh, pengin mandirilah gitu Teteh? Biar berbeda juga konten Teteh sama konten Ayah? Oke, oke. Paham, paham," timpal Sule.

Ya, menurut Putri Delina, jika tetap tinggal di rumah Sule, ia merasa sungkan untuk mengajak teman-temannya berkolaborasi dalam membuat kontan.

"Lebih kalau rumah ini, kan, privacy banget, kan. Teteh juga enggak enak kalau mau bawa teman untuk collab," ucap Putri Delina.

Mendengar penjelasan Putri Delina, Sule memberikan pujian. Ia bangga terhadap sang anak yang mengerti etika dan punya pemikiran dewasa.