Rachel Vennya Tak Tahu dan Tak Peduli Nominal Rumah yang Dijual Okin
ยทwaktu baca 2 menit

Di tengah proses penjualan rumah oleh mantan suaminya, Niko Al Hakim, Rachel Vennya dikabarkan tidak tertarik dengan berapa nominal hasil penjualan yang akan didapatkan oleh Okin.
Fokusnya hanya tertuju pada satu hal, yaitu pemenuhan hak anak-anaknya yang selama ini terabaikan.
"Rachel ini enggak tahu nilai jual rumah itu berapa. Mau rumah ini dijual Rp 10 miliar, Rp 20 miliar, Rp 100 miliar sekalipun, Rachel enggak peduli. Yang penting rumah ini terjual, kewajiban Saudara Niko selesai. Sudah itu aja," kata kuasa hukum Rachel Vennya, Sangun Ragahdo, di Wijaya, Jakarta Selatan, Minggu (10/5).
Sangun menyebut kliennya merasa masih sangat mampu menghidupi keluarganya dari jerih payahnya sendiri.
"Saking, ya kalian tahulah Rachel juga orang yang mampu gitu, maksudnya mampu dalam artian bisa menghidupi keluarganya," lanjut Sangun.
Dalam kesepakatan yang baru saja dicapai, Rachel hanya menuntut nominal yang sesuai dengan tunggakan nafkah dan biaya sekolah anak-anak selama beberapa tahun terakhir. Nominal tersebut dikabarkan menyentuh angka miliaran rupiah.
Aga menjelaskan, sejak awal perceraian pada tahun 2021, Rachel memang tidak pernah menuntut harta gana gini.
"Ini terpisah dari harta gono-gini. Bahkan pada saat perceraian kemarin itu, dalam gugatannya klien saya, Rachel sendiri enggak ada sih gono-gini yang diminta," tegas Sangun.
Keputusan Rachel untuk menyetujui penjualan rumah ini didasari oleh niat menyelesaikan masalah tanpa jalur hukum. Ia tidak ingin melihat Okin kesulitan atau jatuh martabatnya di depan publik jika masalah ini dibawa ke meja hijau.
"Saya melihatnya Rachel ini wanita yang hebat, memiliki hati yang besar dan memang murni untuk memperjuangkan hak dari anak-anaknya. Kalau memang Rachel ini hanya fokus terhadap dirinya, banyak kok langkah hukum yang disediakan Undang-Undang," puji Sangun kepada Rachel.
Namun, Aga menekankan, penyelesaian melalui penjualan rumah ini adalah bentuk kompromi dari Rachel. Kliennya hanya ingin memastikan masa depan anak-anaknya terjamin secara finansial tanpa harus menghancurkan karir atau nama baik ayah mereka.
"Yang penting masalah ini selesai untuk anak-anaknya, semuanya tercukupi," tutup Aga.
Kabar terkini, rumah yang ditempati Rachel dan adik-adiknya sudah terjual. Namun pihak Rachel menilai tenggat waktu yang ditetapkan Okin terlalu singkat.
Oleh karenanya, Rachel kini ingin segera mencari kontrakan untuk tempat tinggal adik-adiknya usai pindah dari rumah itu.
