Kumparan Logo

Rafi Sudirman Perankan Djamin Ginting, Pejuang dari Tanah Karo

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Poster film Djamin Setia Selamanya. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Poster film Djamin Setia Selamanya. Foto: Dok. Istimewa

Kisah perjuangan Djamin Ginting, pejuang kemerdekaan asal Tanah Karo yang dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada 2014, diangkat ke layar lebar lewat film "Djamin Setia Selamanya".

Film yang disutradarai Rako Prijanto tersebut dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 1 Oktober 2026. Rafi Sudirman dipercaya memerankan sosok Djamin Ginting.

Djamin Ginting lahir di Desa Suka, Tanah Karo, pada 12 Januari 1921. Ia sempat menempuh pendidikan Belanda di Handelsschool sebelum bergabung sebagai perwira Gyugun pada masa pendudukan Jepang.

Setelah Proklamasi Kemerdekaan 1945, Djamin menjadi salah satu tokoh yang membangun kekuatan Badan Keamanan Rakyat (BKR) di Kabanjahe. Ia kemudian memimpin perlawanan di sejumlah wilayah, mulai dari Medan Area, Tanah Karo, Langkat hingga Aceh.

Adegan film Djamin Setia Selamanya. Foto: Dok. Istimewa

Perjalanan tersebut menjadi bagian dari cerita yang diangkat dalam "Djamin Setia Selamanya". Film ini tidak hanya menyoroti kiprah Djamin di medan perang, tetapi juga hubungan personal dan persahabatan yang menyertainya selama perjuangan.

Salah satunya adalah hubungan Djamin dengan Likas Tarigan, perempuan yang menjadi kekuatan emosional sekaligus penyemangat dalam perjuangannya. Kisah persahabatan Djamin dengan Kadir Saragih, Selamat Ginting, dan Jacob Waas juga menjadi bagian dari cerita.

Selain Rafi Sudirman, film ini dibintangi Claresta Taufan sebagai Likas Tarigan, Chicco Kurniawan sebagai Kadir Saragih, Jourdy Pranata sebagai Selamat Ginting, Marcell Darwin sebagai Jacob Waas, Unique Priscilla sebagai Tidang Tarigan, Teddy Syach sebagai Lantak Ginting, Arla Ailani sebagai Sarita, serta Sulthan Hamonangan sebagai Ucok.

Adegan film Djamin Setia Selamanya. Foto: Dok. Istimewa

Bagi Riahna Djamin Ginting, putri Djamin Ginting sekaligus Executive Producer film, proyek tersebut menjadi cara untuk mengenalkan kembali sosok ayahnya kepada generasi yang lebih muda.

“Bagi saya, 'Djamin Setia Selamanya' bukan sekadar sebuah film, melainkan penghormatan untuk ayah saya yang telah mengabdikan hidupnya bagi Indonesia. Saya berharap generasi Z dan Milenial dapat melihat bahwa setiap perubahan besar selalu dimulai dari keberanian anak muda yang peduli, berani bersuara, dan berani mengambil tindakan,” ujar Riahna.

Nama Djamin Ginting sendiri kini juga dikenal melalui salah satu arteri jalan yang menghubungkan Kota Medan hingga kawasan Tanah Karo. Film ini mencoba membawa kisah di balik nama tersebut ke dalam bentuk cerita yang dapat ditonton di layar lebar.

Adegan film Djamin Setia Selamanya. Foto: Dok. Istimewa

Rako Prijanto tertarik mengangkat kisah Djamin Ginting karena melihat sosoknya sebagai pemuda yang berani mengambil keputusan di tengah situasi perjuangan kemerdekaan.

“Saya tertarik mengangkat kisah Djamin Ginting karena beliau membuktikan bahwa seorang pemuda biasa dengan keberanian dan pemikiran visioner mampu mengubah sejarah. Saya berharap Djamin Setia Selamanya tidak hanya menjadi tontonan sejarah, tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk berani mengambil keputusan dan menjadi bagian dari perubahan,” kata Rako.

"Djamin Setia Selamanya" diproduksi Erjege Pictures, dengan skenario yang ditulis Titien Wattimena dan Lynda Ulviana. Film tersebut dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 1 Oktober 2026.