Kumparan Logo

Rangga 'SMASH' Yakin Dirinya Tak Akan Pernah Tergoda Narkoba

kumparanHITSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penyanyi Rangga Smash saat ditemui wartawan seusai mengisi acara di studio Trans Tv, Jakarta, Kamis, (25/7). Foto: Ronny/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Penyanyi Rangga Smash saat ditemui wartawan seusai mengisi acara di studio Trans Tv, Jakarta, Kamis, (25/7). Foto: Ronny/kumparan

Maraknya kasus narkoba di kalangan selebriti baru-baru ini, ikut ditanggapi penyanyi Rangga Moela. Menurutnya, narkoba bisa merenggut siapa saja dan tak hanya dari kalangan selebriti.

Penyanyi berusia 31 tahun ini menilai narkoba bukan solusi untuk dapat mengatasi rasa lelah ketika banyaknya tuntutan pekerjaan.

"Sebenarnya narkoba itu bukan pelarian untuk aku pribadi. Toh, kalau bisa untuk menjaga stamina, semua yang kerja di entertainment juga capek, tapi tidak menggunakan sebagai jalan keluar memakai narkoba," ujar Rangga Moela, ditemui di kawasan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (25/7).

embed from external kumparan

Personel SMASH ini menuturkan bahwa masih ada cara lain yang bisa digunakan untuk menghilangkan rasa lelah usai bekerja. Misal, mengonsumsi vitamin, olahraga atau menerapkan power net.

"Buat aku pribadi, narkoba bukan jalan keluar atau pilihan untuk jalan pintas supaya jaga stamina, atau buat bugar tubuh," jelasnya.

Rangga pun yakin dirinya tidak mudah ditawari barang haram tersebut. Meskipun di lingkungan sekitarnya pernah ada yang menggunakan narkoba.

Penyanyi Rangga Smash saat ditemui wartawan seusai mengisi acara di studio Trans Tv, Jakarta, Kamis, (25/7). Foto: Ronny/kumparan

"Kalau ditawari mungkin enggak, karena teman-teman aku tahu. Anaknya juga aku kekeh dan berprinsip gitu," katanya.

Pelantun 'Senyum Semangat' ini juga tidak ragu untuk memberikan nasihat kepada orang-orang terdekat, apabila ada yang menjadi pecandu narkoba.

"Ya aku sempat kasih tahu juga kayak, teman yang bukan selebriti kalau misalnya hati-hati, mau sampai kapan. Karena keluarga akan ikut-ikutan, uang bakal habis, fisik bakal habis," tutup Rangga Moela.