Kumparan Logo

Rayi Sebut Ayah Nino RAN Meninggal karena Komplikasi Bronkitis

kumparanHITSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Nino RAN. Foto: Instagram/ninokayam
zoom-in-whitePerbesar
Nino RAN. Foto: Instagram/ninokayam

Agung Setyo Wicaksono, ayah Anindyo Baskoro—yang lebih dikenal sebagai Nino Kayam atau Nino RAN—meninggal dunia pada Sabtu (4/10) malam. Sebelum mengembuskan napas terakhir, almarhum dirawat di rumah sakit selama sekitar dua pekan.

Jenazah Agung Setyo Wicaksono dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu (5/10). Dalam prosesi pemakaman, hadir rekan Nino di grup musik RAN, yakni Astono Handoko alias Asta dan Rayi Putra Rahardjo.

Rayi Putra Rahardjo. Foto: Munady Widjaja

Usai pemakaman, Asta dan Rayi RAN menyampaikan belasungkawa. Keduanya mengaku turut merasa kehilangan. Sebab, almarhum adalah orang yang berjasa dalam terbantuknya RAN.

Selain itu, Rayi RAN juga mengungkap penyakit yang diidap mendiang Agung Setyo Wicaksono.

"Yang kami tahu itu beliau sudah ada komplikasi bronkitis. Jadi, untuk meninggalnya karena bronkitis," ujar Rayi RAN.

Penampilan RAN di JGTC Universitas Indonesia, Depok, Minggu (24/11/2019). Foto: Nugroho Sejati/kumparan

Di pemakaman, Rayi sempat memeluk Nino RAN. Ia juga mengatakan sesuatu untuk menguatkan rekannya tersebut.

"Ya, saya bilang, 'Om Agung baik. Lo tahu, kita semua tahu' Lo enggak perlu khawatir,'" ungkap Rayi RAN.

"Dia memang bertanggung jawab. Dia sangat sayang dan dekat sama keluarga. Kami enggak punya kekhawatiran tentang masa depan Nino dan adik-adiknya. Mereka anak-anak yang bependirian dan cerdas di bidang masing-masing," tambah Rayi terkait Nino RAN.