Respons Atta Halilintar Usai Dituding Terlibat Penipuan Robot Trading
ยทwaktu baca 2 menit

Atta Halilintar bersama tujuh artis lain dilaporkan oleh pengacara Zainul Arifin kepada pihak Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri. Mereka dilaporkan terkait dengan dugaan penipuan Auto Trade Gold (ATG) yang menyeret nama Wahyu Kenzo.
Atta Halilintar akhirnya angkat bicara soal perkara ini. Atta mengaku tak bisa banyak memberi jawaban.
"Karena kita nggak pernah promo-promo robot trading itu ya," ungkap Atta saat ditemui di kawasan Pakubuwono, Jakarta Selatan, Kamis (13/4).
"Paling kita lagi ada acara manggung atau apa, (misalnya) produknya produk susu, tapi kita enggak tahu produk susu ini gimana," sambungnya.
Menurut Atta, ia hanya diundang Wahyu Kenzo untuk bekerja. Ia pun tidak tahu apa-apa mengenai sumber uang dari pihak yang mengundang.
"Kita diundang ya sebagai profesional, kita enggak mungkin nanya duitnya dari mana," tutur Atta.
Selain Atta, artis-artis lain yang dilaporkan adalah Raffi Ahmad, Atta Halilintar, Stefan William, Rian D'Masiv, Judika, dr. Tirta, Haji Faisal, dan Gus Miftah.
Delapan orang itu diduga terlibat dan memiliki hubungan dengan Wahyu Kenzo. Termasuk, terlibat menerima uang hasil kejahatan dari Wahyu.
Melalui laporan yang disampaikan, Zainul berharap semua figur publik itu dapat mengaku dan tergerak hatinya untuk bekerja sama dengan pihak penyidik. Termasuk mengembalikan semua pemberian dari Wahyu Kenzo.
"Kami berharap kawan-kawan publik figur ini beriktikad baik untuk membantu kami, membantu para korban dan penyidik untuk mengungkap peristiwa hukum ini supaya terang benderang supaya dapat mengembalikan aset-aset korban kepada penyidik," kata Zainul beberapa waktu lalu.
