Respons MUI soal Selebgram Transgender Isa Zega Pergi Umrah

20 November 2024 13:40 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Isa Zega.    Foto: Instagram/@zega_real
zoom-in-whitePerbesar
Isa Zega. Foto: Instagram/@zega_real
ADVERTISEMENT
Ibadah Umrah yang dilakukan selebgram Isa Zega menuai sorotan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sebab selebgram tersebut merupakan seorang laki-laki, bernama Sahrul, yang mengubah diri menjadi seorang perempuan. Namun, ia mengenakan ihram wanita saat umrah.
ADVERTISEMENT
Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Ni’am Sholeh mengatakan, Islam mengharamkan tindakan yang bertentangan dengan fitrah kemanusiaan, seperti lelaki yang berperilaku menyerupai perempuan.
Apabila ada seorang lelaki yang menyerupai perempuan menunaikan Ibadah Umrah, Asrorun melanjutkan, dia tetap terikat aturan beribadah sebagai laki-laki.
“Kalau ada lelaki yang keperempuan-perempuanan, melakukan umrah, dia tetap terikat oleh aturan ibadah sebagai laki-laki. Demikian juga sebaliknya,” kata Asrorun ketika dikonfirmasi, Rabu (20/11).
Isa Zega saat umrah dengan pakaian seperti wanita. Foto: Instagram/zega_real
Namun jika dalam kasus seseorang yang berkelamin ganda, Asrorun menjelaskan, diizinkan untuk menyempurnakan kelamin tersebut sesuai dengan jenis kelamin manakah yang lebih dominan.
“Kalau ada orang yang jenis kelamin ganda, maka bisa dilihat secara media mana yang lebih kuat, apakah lelaki atau perempuan. Yang lebih kuat itu yang dijadikan dasar penetapan jenis kelamin. Dan, dia dibolehkan penyempurnaan kelamin, bisa melalui tindakan medis penyempurnaan kelamin,” jelasnya.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah MUI Cholil Nafis mengatakan, untuk memutuskan tindakan yang dilakukan Isa Zega temasuk penistaan agama ataupun bukan, butuh kajian terlebih dahulu. Termasuk memberikan laporan kepada MUI, sehingga MUI dapat memutuskannya.
“Soal penistaan agama nanti ada di dalam kajian tentunya, kami belum bisa memutuskan. Biasanya di MUI perlu ada laporan baru bisa memutuskan,” ungkap Cholil.
ketua MUI KH Cholil Nafis. Foto: Dok. Istimewa
Sebelumnya, kasus dugaan penistaan agama oleh Isa Zega ini diungkap oleh Nikita Mirzani. Dalam unggahan IG Story miliknya, ia menyoroti cara berpakaian Isa Zega yang seperti perempuan, padahal Isa adalah seorang laki-laki.
"Ibadah umrah itu hak manusia. Tapi bodoh aja dia (Isa Zega) kalau pakai baju perempuan. Ibadahnya juga gak bakal diterima," kata Nikita Mirzani.
ADVERTISEMENT
"Bagaimana kalau seorang waria Isa Zega ini salat di masjid yang ada di Indonesia dan dia ada di shaf perempuan. Bagaimana itu kalau dia berdempetan atau dia mengambil wudhu di tempat perempuan di mana perempuan itu memang selalu pakai hijab, gak pernah lepas pasang kayak saya," sambungnya.
Reporter: Alya Zahra