Kumparan Logo

Respons Nico Parker Usai Dikritik Terkait Perannya di How to Train Your Dragon

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Nico Parker. Foto: Mario Anzuoni/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Nico Parker. Foto: Mario Anzuoni/REUTERS

Artis Nico Parker menanggapi mengenai respons negatif dari sejumlah netizen tentang perannya sebagai Astrid dalam film live action How to Train Your Dragon.

Sejumlah netizen kecewa karena Parker tidak memiliki rambut pirang dan mata biru seperti karakter Astrid dalam versi animasi How to Train Your Dragon. Parker mengaku tidak mempermasalahkan komentar-komentar tersebut.

“Ada beberapa orang yang sangat mencintai film animasinya dan benar-benar ingin melihat versi live action yang persis sama dengan film itu, dan saya berharap mereka bisa menonton [versi baru ini] dan tetap menemukan sesuatu yang bisa mereka sukai, apa pun itu,” kata Parker dilansir Variety.

“Tapi untuk orang-orang yang benci keberagaman, benci perubahan — kalau soal itu, aku sama sekali tidak peduli,” lanjutnya.

Nico Parker. Foto: Mario Anzuoni/REUTERS

Cita-cita Nico Parker di Dunia Seni Film

Nico Parker berasal dari keluarga yang menggeluti industri film. Ayahnya, Ol Parker, merupakan sutradara. Sementara ibunya, Thandiwe Newton, seorang artis.

Parker mengatakan, saat ia kecil, representasi ikon kulit hitam atau ras campuran di Hollywood ‘sangat minim’. Namun, ia kini merasa ‘sangat istimewa’ usai melihat perkembangan industri film.

“Masih banyak hal yang harus diperjuangkan — untuk perempuan secara umum, dalam hal peran-peran baru, materi orisinal, dan kisah-kisah yang dipimpin oleh tokoh perempuan,” tutur Parker.

Parker mengungkapkan bahwa dirinya ingin ikut berkontribusi dalam perubahan tersebut.

How to Train Your Dragon akan diadaptasi jadi film live action. Foto: Instagram/@dreamworks

Film animasi How to Train Your Dragon diadaptasi dari buku anak-anak karya Cressida Cowell. Dirilis pada 2010, film yang dibintangi oleh Jay Baruchel, Gerard Butler, dan America Ferrera itu meraup pendapatan sebesar USD 495 juta secara global.

Di Indonesia, film How to Train Your Dragon versi live action sudah bisa disaksikan di bioskop.