Kumparan Logo

Review Speaker Freaker: 13 Menit dari No Na untuk Dunia

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
No Na rilis lagu Speaker Freaker (The Long Song). Foto: Instagram/@nonawav
zoom-in-whitePerbesar
No Na rilis lagu Speaker Freaker (The Long Song). Foto: Instagram/@nonawav

Girl group No Na resmi merilis video musik (MV) bertajuk Speaker Freaker. Karya berdurasi 13 menit ini jadi pernyataan artistik yang matang sekaligus pemanasan jelang peluncuran album perdana mereka, Island Girl, pada 18 September mendatang.

Mengusung format seperti film pendek musikal, Speaker Freaker membawa penonton dalam sebuah perjalanan darat (road trip) menyusuri Pulau Jawa menggunakan satu mobil jip.

Keempat member, Baila, Esther, Christy, dan Shaz, tampil melintasi kontras lanskap Indonesia: mulai dari malam di Jakarta, ketenangan pesisir pantai Jawa, hingga atmosfer magis Yogyakarta.

instagram embed

Menariknya, perilisan karya ini bertepatan dengan momentum Hari Radio Nasional pada 11 September. Relevansi tersebut dieksekusi secara apik dalam alur cerita. Sepanjang perjalanan, mereka memutar diskografi populer No Na melalui radio mobil klasik.

Nomor-nomor seperti "Dizzy", "Island Girl", medley "Rollerblade", "Seafood Diet", "Smooth", "Party in +62", hingga "Better on the Island" terajut mulus menjadi latar perjalanan.

Ruang Identitas Tiap Member

Durasi 13 menit ini juga dimanfaatkan secara sebagai ruang mengenalkan identitas tiap member. Baila, Esther, Christy, dan Shaz diberi sorotan visual tersendiri secara bergantian untuk mempertegas karakter mereka.

Kendati demikian, chemistry dan sisterhood antar member tetap terpancar kuat dan mengalir alami di sepanjang video.

video youtube embed

Daya pikat utama dari Speaker Freaker terletak pada keberanian visualnya dalam memadukan estetika Y2K dengan keaslian budaya lokal secara organik.

Tidak ada kesan canggung saat ketukan beat RnB kontemporer berpadu harmonis dengan alunan instrumen gamelan. Sentuhan sinematografi vintage yang disematkan pun berhasil menghadirkan nuansa nostalgia dengan eksekusi visual yang berkelas.

Budaya lokal juga dieksplorasi lebih jauh lewat adegan yang dekat dengan Indonesia. Para anggota leluasa bermain sepatu roda di tengah keriuhan pasar malam, meneguk jamu tradisional, hingga bercengkerama santai di angkringan.

Penggambaran ini membuktikan bahwa No Na tidak perlu meninggalkan akar mereka demi terlihat trendi di mata audiens modern.

Lewat "Speaker Freaker", No Na mengukuhkan narasi, bahwa Island Girls dari Indonesia kini siap hadir di kancah global dengan identitas aslinya. Elemen kelokalan mereka jadi pondasi utama karakter dan musik yang siap mereka tawarkan ke pasar internasional.

Didukung visual yang sinematik dan katalog musik yang adiktif, karya ini menjadi bukti nyata bahwa 13 menit dari No Na sudah lebih dari cukup untuk mencuri perhatian dunia.