Kumparan Logo

Review The Black Phone: Kolaborasi Mengerikan Ethan Hawke dan Scott Derrickson

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Film The Black Phone. Foto: Blumhouse
zoom-in-whitePerbesar
Film The Black Phone. Foto: Blumhouse

The Black Phone merupakan film thriller terbaru dari Blum House, rumah produksi Hollywood spesialis horor dan thriller. Film ini diadaptasi dari cerita pendek karya Joe Hill yang rilis pada 2004.

Scott Derrickson dipinang sebagai sutradara sekaligus penulis naskah film The Black Phone. Derrickson pernah menyutradarai film Doctor Strange yang dirilis pada 2016.

Film The Black Phone menghadirkan Ethan Hawke sebagai penculik bertopeng yang misterius. Ada pula artis-artis muda, seperti Mason Thames dan Madeleine McGraw, yang masing-masing berperan sebagai Finney dan Gwen.

Film The Black Phone. Foto: Blumhouse

Latar dalam film The Black Phone adalah Denver, Amerika Serikat, era 80an. Sebuah pemukiman warga yang tenang tiba-tiba berubah mencekam setelah terjadi serangkaian penculikan misterius.

Semua penculikan meninggalkan petunjuk yang sama, yakni adanya balon hitam di TKP dan mobil van hitam yang dikendarai sang pelaku. Meski polanya selalu sama, pihak kepolisian tak pernah sukses meringkus pelaku.

Hingga akhirnya, Finney tertangkap oleh sang penculik. Ia dikurung dalam sebuah ruang besar yang berdinding beton dan kedap suara.

Film The Black Phone. Foto: Blumhouse

Di sisi lain, Gwen yang memiliki kemampuan supranatural mencoba untuk mencari sang kakak, Finney, melalui mimpi. Namun, ternyata sangat tidak mudah menemukan Finney.

Finney harus berjuang untuk melepaskan diri dari jerat sang penculik gila. Untungnya, ia mendapat bantuan dari arwah-arwah melalui sambungan telepon hitam di ruangan tempatnya disekap.

Bagaimana akhirnya kisah Finney? Apakah ia akan bisa lolos dari jerat sang penculik? Mungkinkah Gwen bisa menolong sang kakak tepat waktu? Untuk mengetahui jawabannya, silakan tonton sendiri film The Black Phone di bioskop mulai 22 Juni 2022.

Film The Black Phone. Foto: Blumhouse

Film The Black Phone Jadi Sajian Menarik Pecinta Psychological thriller

Film The Black Phone bisa menjadi satu sajian menarik bagi pecinta psychological thriller. Derrickson mampu dengan baik meramu penyajian film ini. Pengembangan tokoh Finney di film ini terasa sangat apik dibangun dari awal hingga akhir.

Meski terasa generik di bagian akhir dan mudah ditebak, setidaknya awalan dan tengah film ini terasa keren. Sinematografi yang dikerjakan oleh Brett Jutkiewicz di film The Black Phone juga terasa mewah untuk film thriller.

Mason Thames memerankan tokoh Finney dengan sangat baik. Pemilihan Hawke sebagai sosok penjahat juga sangat pas. Kombinasi naskah apik dari Derrickson dan kegilaan Hawke membuat film terasa istimewa.

Film The Black Phone. Foto: Blumhouse

Hawke memang sudah tampil keren sebagai villain di serial Moon Knight. Di The Black Phone, ia kembali menunjukkan kepiawaiannya berperan sebagai penjahat gila.

The Black Phone mungkin bukan film thriller terbaik yang rilis pada tahun ini. Tapi, film ini layak untuk masuk lima besar film thriller terbaik pada 2022. Premis apik, penokohan kuat, dan jalan cerita yang seru menjadi daya tarik utama film ini.