Kumparan Logo

Reza Arap Butuh Waktu 3 Bulan untuk Menonton Final Cut Film Terakhir Lula Lahfah

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Reza Arap (kanan) dan Lula Lahfah (kiri) dalam konferensi pers Film Harusnya Horor di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, Senin (4/8/2025).  Foto: Giovanni/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Reza Arap (kanan) dan Lula Lahfah (kiri) dalam konferensi pers Film Harusnya Horor di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, Senin (4/8/2025). Foto: Giovanni/kumparan

Kepergian Lula Lahfah meninggalkan duka yang mendalam bagi orang-orang terdekatnya, termasuk sang kekasih, Reza Arap. Sebagai sutradara film Harusnya Horror, Arap mengaku tidak mudah langsung lihat karya terakhir yang dibintangi Lula.

Arap mengungkap, ada jeda waktu yang cukup lama sebelum akhirnya merasa sanggup melihat wajah sang kekasih di layar lebar.

"Tadi apa? Grieving (berduka). Oke kalau grieving dan oh sorry, momen grieve dan juga momen ngedit itu nggak ketemu. Jadi ketika grieve itu filmnya udah jadi, tinggal saya nonton. And it took like three months for me buat nyiapin diri buat nonton final cut-nya," ungkap Reza Arap di Senayan, Rabu (1/7).

Youtuber Reza Arab bersama keluarga dan kerabat saat mengantarkan jenazah Lula Lahfah di TPU Rawa Terate, Jakarta, Sabtu, (24/1/2026). Foto: Agus Apriyanto

Arap merasa pada saat itu kondisi batinnya masih sangat rapuh. Ia belum siap melihat kembali kenangan visual yang terekam selama proses syuting berlangsung.

"Ya karena belum kuat aja karena masih dalam masa grief kan. Terus dari PH (Production House) ngasih ruang buat saya grief saya gitu," tambah Arap.

Setelah melewati masa berat tersebut, barulah Arap merasa cukup tenang memberikan penilaian terhadap film "Harusnya Horror".

"Sampai saya memutuskan untuk kayak 'Oke, ini waktunya saya buat nonton dan ambil keputusan dan revisi' gitu. Aku udah ikutan pas ngedit sih, jadi enggak terlalu gimana sih karena aku udah ngikutin proses ngedit-nya," ucap Arap.

Reza Arap saat konferensi pers film Kupu Kupu Kertas di Epicentrum, Jakarta, Senin, (29/01/2024). Foto: Agus Apriyanto

Arap memastikan kini kondisinya sudah jauh lebih baik saat menonton film tersebut. Rasa sesak yang dulu ia rasakan kini telah berubah menjadi rasa aman dan bangga atas hasil karya yang mereka ciptakan bersama.

"Oke banget. Oke banget. Udah aman banget, aman banget. Sangat-sangat aman, sangat sangat aman," pungkas Arap.

Film Harusnya Horror jadi debut garapan Reza Arap bergenre komedi fantasi. Produksi Essjay Studio ini menceritakan sekelompok konten kreator yang kesulitan keuangan. Mereka terpaksa bekerja sama dengan hantu yang tidak menyeramkan untuk membuat konten viral di internet.

Film yang dibintangi Reza Arap, Lula Lahfah, Tierison, Bravy, Aloy, Garry Ang, Yukatheo, Niko Junius, Ibot, Tepe, Reyna Venska, Heroe Soewarno, Ronny P. Tjandra, Malka Rafasya, dan Cellos ini akan tayang di bioskop pada 20 Agustus mendatang.