Kumparan Logo

Riders Mariah Carey Hanya 25 Halaman, Lebih Sedikit dari Celine Dion

kumparanHITSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mariah Carey di malam Tahun Baru Times Square. (Foto: Reuters/Carlo Allegri)
zoom-in-whitePerbesar
Mariah Carey di malam Tahun Baru Times Square. (Foto: Reuters/Carlo Allegri)

Akhir tahun ini, Indonesia akan kedatangan diva pop dunia, Mariah Carey. Pelantun 'We Belong Together' itu akan tampil di acara bertajuk 'Borobudur Symphony' yang akan digelar pada 6 November mendatang di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Pihak penyelenggara mengatakan bahwa mereka sudah siap dengan permintaan sang diva selama berada di Indonesia. Anas Syahrul Alimi selaku Event Consultant Borobudur Symphony 2018 sekaligus CEO Rajawali Indonesia Communication mengaku, selama mempersiapkan konser Mariah yang juga menjadi acara perdana Borobudur Symphony tidak mengalami kesulitan untuk memenuhi riders sang diva.

"Tidak ada permintaan yang aneh-aneh, semuanya sudah dikomunikasikan dengan baik," tutur Anas dalam konferensi pers yang digelar di Aksobya Candi Borobudur pada Kamis (12/4) sore.

Jumpa Pers Konser Mariah Carey (Foto: Dok Tugu Jogja)
zoom-in-whitePerbesar
Jumpa Pers Konser Mariah Carey (Foto: Dok Tugu Jogja)

Mengadakan konser yang mengundang penyanyi internasional tentunya bukan perkara mudah. Penyanyi-penyanyi yang melakukan konser di suatu negara kerap membuat permintaan-permintaan yang bertujuan untuk menunjang performanya selama mengadakan konser. Permintaan mereka ada yang sangat mudah untuk dilakukan hingga merepotkan untuk dipenuhi oleh pihak penyelenggara.

Mariah dikenal sebagai artis dengan riders yang cukup unik. Di beberapa konsernya, ibu dua anak itu terkadang meminta dressing room dicat warna merah muda. Tak hanya itu, dekorasi dan yang lainnya pun harus berwarna merah muda.

Untuk Borobudur Symphony, Anas mengatakan bahwa tidak ada permintaan dekorasi yang harus mengusung warna merah muda.

"Sejauh ini enggak ada. Normal, sih. Makanan juga enggak rewel, enggak ada yang susah. Hotel standar, minta bintang lima. Sound system dan lighting sudah ter-cover semua (oleh pihak promotor)," ujar Anas saat dihubungi kumparan (kumparan.com) lewat telepon. "Makanan semua masih western yang diminta, penjagaan enggak ribet."

Mariah Carey  (Foto: Facebook Mariah Carey)
zoom-in-whitePerbesar
Mariah Carey (Foto: Facebook Mariah Carey)

Soal riders, Anas mengatakan bahwa permintaan Mariah mencapai 25 halaman. Cukup mengejutkan, apalagi jika dibandingkan dengan riders Celine Dion. Ya, Celine akan tampil di Sentul International Convention Center pada 7 Juli mendatang. Beberapa waktu lalu, Peter Harjani selaku CEO PK Entertaiment, promotor konser Celine, mengatakan bahwa riders penyanyi lagu 'The Power of Love' itu mencapai 40 halaman.

Menanggapi riders Mariah, Anas bersyukur bahwa tidak ada permintaan yang merepotkan dari pihak Mariah. "Itu menyangkut semua, (kayak) soal kamar ganti di venue, itu wajarlah. Standar, enggak ada yang aneh, semua bisa kita handle. Alhamdullilah, so far komunikasi dengan manajemen masih aman dan enggak ada permintaan aneh-aneh," terangnya.

Selain itu, soal venue, mantan istri Nick Cannon itu sangat excited untuk tampil di kawasan Candi Borobudur. Selain belum pernah menyambangi Candi Borobudur, Mariah juga tak menyangka bisa tampil di area salah satu keajaiban dunia itu.

"Pas kita minta dia main ke Indonesia, dia selalu tanya mainnya di mana, venue-nya, kapasitas berapa. Dia minta website dan link-nya mana. Kita kirim, dia excited. 'Wow, ini temple, ya?'. 'Iya, ini candi Buddha terbesar'. Dia excited, enggak nyangka venue-nya sefantastis itu. (Meski) konsernya outdoor, dia oke banget," tutur Anas.

Mariah Carey (Foto: AFP/Chris Delmas)
zoom-in-whitePerbesar
Mariah Carey (Foto: AFP/Chris Delmas)

Harga tiket untuk konser 'Borobudur Symphony 2018 - Mariah Carey Live In Concert' dibagi menjadi lima kelas, yakni Super VVIP untuk 150 seat, Diamond untuk 600 seat seharga Rp 7 juta, Platinum untuk 2 ribu seat seharga Rp 3,5 juta, Gold Rp 2 juta, dan Festival Rp 1 juta.

Penjualan tiket presale akan dibuka pada 18 April. Sedangkah penjualan tiket reguler dimulai pada 20 April. Pihak promotor mengatakan bahwa konser akan berjalan selama 2,5 jam dengan target penonton sebanyak 7 ribu orang

Laporan wartawan Tugu Jogja