Kumparan Logo

Rio Dewanto Ungkap Gaya Parenting untuk Cegah Trauma Turun-temurun bagi Anak

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Aktor film Legenda Kelam Malin Kundang Rio Dewanto saat ditemui di Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (1/10/2025). Foto: Vincentius Mario/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Aktor film Legenda Kelam Malin Kundang Rio Dewanto saat ditemui di Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (1/10/2025). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Karakter dalam sebuah film sering memberi pelajaran hidup tak ternilai bagi seorang aktor. Hal ini yang dirasakan oleh Rio Dewanto setelah memerankan Alif dalam film Legenda Kelam Malin Kundang.

Film ini mengangkat kembali kisah klasik Malin Kundang dengan sudut pandang yang lebih segar dan fokus pada isu kesehatan mental keluarga.

Karakter Alif yang diperankan Rio digambarkan memiliki hubungan yang sangat kompleks dan penuh luka dengan ibunya. Pengalaman mendalami karakter ini membawa Rio merenungi hubungan antara orang tua dan anak, terutama soal trauma.

Legenda Kelam Malin Kundang menggelar press screening di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin (17/11/2025). Foto: Vincentius Mario/kumparan

"Pandangan barunya lebih kepada trauma yang diturunkan turun-temurun antar generasi itu ya," ujar Rio Dewanto dalam acara press screening di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan.

Rio menyadari terkadang tindakan seseorang merupakan warisan dari pengalaman atau memori kurang baik yang dialami oleh orang tua mereka di masa lalu.

Kesadaran ini punya dampak langsung dalam cara Rio memandang perannya sebagai seorang ayah di kehidupan nyata. Lewat karakter Alif, suami Atikah Hasiholan ini lebih waspada dan sadar agar bisa memutus rantai trauma tersebut.

"Penting untuk kita sadari dan apalagi saya sekarang sudah punya anak gitu ya, gimana cara saya mendidik anak saya dengan gaya parenting yang sangat hands-on terhadap anak, ya itu sih yang jadi pelajaran," jelas Rio.

Legenda Kelam Malin Kundang menggelar press screening di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin (17/11/2025). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Rio menyayangkan bahwa meski film ini punya pelajaran berharga tentang keluarga, dirinya tidak bisa menunjukkan kepada sang anak lantaran terhalang rating usia.

"Karena ini filmnya 17 tahun ke atas jadi yang sangat disayangkan saya nggak bisa menunjukkannya," tutur Rio.

Film Legenda Kelam Malin Kundang diproduseri oleh Joko Anwar dan Tia Hasibuan, dan menghadirkan duo sutradara debut, yaitu Rafki Hidayat dan Kevin Rahardjo.

Tema utama yang diangkat adalah trauma antar-generasi. Film ini akan menguak luka batin dan misteri yang menyelimuti Alif, setelah seorang perempuan tua tiba-tiba datang dan mengaku sebagai ibunya. Legenda Kelam Malin Kundang siap tayang di bioskop pada 27 November.