kumparan
29 Agustus 2018 8:08

Rizky Febian Senang Habiskan Masa Muda dengan Bekerja

Rizky Febian
Rizky Febian. (Foto: Munady Widjaja)
Meski baru berusia 20 tahun, Rizky Febian sudah mampu menunjukkan eksitensinya di dunia hiburan Indonesia. Alih-alih mengikuti jejak Sule, ayahnya, sebagai komedian, pria yang akrab disapa Iky itu justru memilih untuk berprofesi sebagai penyanyi.
ADVERTISEMENT
Bukan cuma menyanyi, Iky juga memproduseri sendiri lagu-lagu ciptaannya, seperti 'Kesempurnaan Cinta', 'Cukup Tau', dan 'Hargai Cinta'. Berkat kerja kerasnya di usia muda, ia menjadi salah satu juri ajang pencarian bakat anak-anak, 'Indonesian Idol Junior', bersama Rayi 'RAN', Rossa, dan Maia Estianty.
Ketika ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (28/8), Iky mengaku sengaja menghabiskan masa mudanya dengan bekerja. Ia sangat bersyukur diberi kesempatan untuk produktif berkarya sejak remaja.
"Di umur 15 tahun, saya sudah enggak kepikiran buat nongkrong, main-main. Gimana caranya saya bisa banggain orang tua saya, punya pekerjaan sendiri. Alhamdulillah, bersyukur dengan Iky menghilangkan masa remaja, Iky enggak bikin rugi. Bersyukur, artinya saya bisa jadi juri, menciptakan lagu banyak, kenal sama musisi," kata pria yang kini berambut pirang tersebut.
ADVERTISEMENT
Meski bersyukur punya karier cemerlang sejak remaja, Iky mengaku tak punya waktu luang yang panjang untuk dihabiskan bersama adik-adiknya yang masih kecil. Bahkan, pertemuan Iky dengan sanak keluarganya berlangsung secara mendadak dan tidak menentu.
Rizky Febian
Rizky Febian. (Foto: Munady Widjaja)
"Untuk sama keluarga paling ya, dadakan, kalau misalkan hari ini syuting tiba-tiba di-cancel. Ya, kalau enggak ada kegiatan, saya ajak adik-adik semua (main) gitu. Sekarang lagi banyak kegiatan, lagi benar-benar mengejar target untuk masa depan. Ya, maksudnya masa depan untuk keluarga juga gitu," tuturnya.
Di balik kebahagiaan dan senyum manis yang selalu menghiasi bibirnya, kadang Iky kerap merasa sendu saat dirinya rindu pada keluarga. Namun, ia bertindak dewasa dan mengerti bahwa selalu ada konsekuensi dari tiap langkah yang diambil.
ADVERTISEMENT
"Kalau dibilang sedih, ya, sedih. Ya, karena berjalannya waktu, akhirnya mereka mengerti gitu. 'Oh iya, ini memang risiko kalau kakak saya sibuk'. Gimana caranya Iky harus bisa memberikan pengertian buat adik-adik," tutup Iky.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan