Ronald Dewa Bicara Kegalauan Lewat Album Galau Gagal Move On

Penyanyi Ronald Dewa merilis album Galau Gagal Move On. Lagu-lagu di album ini menceritakan tentang cinta, kehilangan, penantian, perpisahan, hingga berbagai bentuk kegalauan yang pernah hadir dalam perjalanan hidupnya.
Berbeda dari album yang sengaja dibangun dengan satu cerita besar, Galau Gagal Move On justru hadir seperti sebuah kumpulan catatan perjalanan.
Lagu-lagu di dalamnya berasal dari berbagai fase kehidupan Ronald Dewa, termasuk karya-karya yang telah diciptakan sejak dirinya masih duduk di bangku sekolah hingga karya yang lahir dalam perjalanan bermusiknya saat ini.
"Kalau lagu galau gue diputar di Spotify, ternyata banyak juga. Dari situ kepikiran untuk bikin satu album yang isinya kumpulan lagu-lagu ciptaan gue yang galau dari zaman masih sekolah sampai sekarang," kata Ronald dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan.
Album ini menjadi semacam dokumentasi perjalanan emosional Ronald Dewa. Setiap lagu memiliki cerita dan suasana masing-masing, tetapi semuanya bertemu pada satu hal yang sama: perasaan yang belum benar-benar selesai.
Mulai dari kisah seseorang yang masih menunggu, rasa bersalah dalam sebuah hubungan, kehilangan, sampai perasaan sulit melupakan seseorang yang pernah menjadi bagian penting dalam hidup.
Soal Album Galau Gagal Move On dari Ronald Dewa
Galau Gagal Move On memperlihatkan sisi Ronald Dewa yang dekat dengan cerita-cerita tentang hubungan dan perasaan manusia.
Lagu Salah Mencinta menjadi focus track dari album Galau Gagal Move On. Lagu ini membawa cerita tentang seseorang yang menyadari bahwa rasa cinta yang selama ini ia perjuangkan ternyata tidak membawa hubungan tersebut ke tempat yang diharapkan.
Ia pernah menganggap seseorang sebagai rumah dan takdir, menjaga hubungan dengan sepenuh hati, tetapi pada akhirnya harus menerima kenyataan bahwa orang yang dicintainya memilih orang lain.
Salah Mencinta kemudian menjadi gambaran tentang sebuah fase ketika seseorang mulai mempertanyakan apakah dirinya telah memberikan cinta kepada orang yang tepat, atau justru sejak awal sedang berjalan menuju sesuatu yang memang tidak ditakdirkan untuk dimiliki.
Namun, lagu Salah Mencinta bukan hanya tentang kehilangan seseorang. Ada proses menerima kenyataan di dalamnya. Bahwa tidak semua yang diperjuangkan akan bertahan, dan terkadang mencintai seseorang juga berarti memahami kapan harus berhenti dan melepaskan.
Galau Gagal Move On menghadirkan 12 lagu yang merekam berbagai kisah dan perasaan nyata dalam perjalanan hidup Ronald Dewa. Lagu-lagu di dalamnya datang dari periode yang berbeda, dari cerita yang pernah dialami di masa lalu hingga tiga lagu baru yang melanjutkan perjalanan tersebut.
Album ini bukan tentang bagaimana seseorang harus melupakan masa lalu. Ronald Dewa justru memilih untuk membuka kembali cerita-cerita yang pernah menjadi bagian dari hidupnya dan membiarkannya hadir melalui musik.
Ada cerita tentang seseorang yang pernah dicintai, tentang perasaan yang tidak pernah tersampaikan, tentang menunggu, kehilangan, berharap terlalu jauh, salah mencintai, hingga tentang perasaan yang ternyata masih tersimpan meskipun waktu terus berjalan.
Bagi Ronald Dewa, album ini bukan sekadar tentang gagal move on. Lebih dari itu, Galau Gagal Move On menjadi ruang untuk mencurahkan kembali apa yang pernah terjadi, tanpa harus mengubahnya menjadi sesuatu yang lain. Tidak semua cerita harus memiliki akhir yang sempurna, dan tidak semua perasaan harus dipaksa untuk segera hilang.
Melalui album ini, Ronald Dewa hanya ingin berbagi cerita kepada pendengar. Mungkin beberapa kisah di dalamnya adalah miliknya, tetapi bisa saja ada bagian-bagian yang terasa dekat dengan pengalaman orang lain.
