kumparan
31 Maret 2019 12:30

Roy Marten soal Gading Liburan Bareng Gisel-Gempi: Saya Kira Itu Bagus

Roy Marten
Roy Marten. Foto: Maria Gabrielle Putrinda/kumparan
Meski sudah tidak lagi menjadi pasangan suami-istri, Gading Marten dan Gisella Anastasia tetap berusaha menjadi orang tua yang baik. Keduanya menjaga komunikasi agar hubungan terus terjaga.
ADVERTISEMENT
Hal ini tentu tidak lepas dari keberadaan anak semata wayang dari pernikahan mereka, Gempita Nora Marten. Gempi yang saat ini baru berusia 4 tahun, masih membutuhkan kasih sayang dan perhatian dari kedua orang tuanya.
Salah satu perhatian yang ditunjukkan Gading dan Gisel adalah ketika mereka menghabiskan waktu dan berlibur bersama dengan Gempi ke Bali, beberapa waktu lalu. Baik Gading maupun Gisel bahkan tidak ragu menunjukkan kebersamaan mereka di media sosial.
Loading Instagram...
Aktor senior Roy Marten, yang merupakan ayah dari Gading Marten, senang melihat kebersamaan di antara mereka. Apalagi di video yang diunggah Gading dan Gisel, Gempi terlihat sangat menikmati waktu bersama orang tuanya.
"Iya bagus, saya kira itu bagus," kata Roy Marten saat ditemui di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan, Sabtu (30/3) malam.
ADVERTISEMENT
Meski belum mendengar cerita langsung dari Gading Marten, Roy melihat komunikasi yang terjaga antara anak dan dan mantan menantunya bisa menjadi contoh yang baik. Bahwa perpisahan tidak berarti menghilangkan hak anak atas kasih sayang orang tua.
"Bahwa perpisahan tidak harus memutus tali silaturahmi saya kira. Bahwa anak adalah (hal) yang harus diperjuangkan pertama, saya kira komunikasi itu bagus," kata Roy Marten.
Gading Marten dan Gisel
Gading Marten dan Gisel merayakan ulang tahun Gempita yang ke-4. Foto: instagram/gadiiing
Roy tidak menampik sebagai manusia, baik Gading maupun Gisel merasakan kesedihan atas perpisahan yang ada. Namun dengan komitmen untuk sama-sama memberikan yang terbaik, akan membuat segalanya tetap terjaga.
"Kalau Gading nangis, ya (berarti) dia manusia yang lengkap. Dengan kesetiaan, dia punya rasa, punya saat gembira, ada saat bernyanyi, ada saat menangis, ada saat semuanya indah pada waktunya," kata Roy Marten.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan