‘Ruang Tunggu’, Album Terakhir Payung Teduh Bersama Is

Setelah 5 tahun tidak mengeluarkan album baru, akhirnya Payung Teduh merilis album ‘Ruang Tunggu’ pada hari ini, Selasa (19/12). 'Ruang Tunggu' menjadi album terakhir Is bersama band yang telah membesarkan namanya tersebut.
Dalam konferensi pers di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (19/12), Is menuturkan bahwa dirinya akan mengundurkan diri dari Payung Teduh tepat pada tanggal 1 Januari 2018. Meski ia cabut, Is memastikan band pelantun lagu 'Akad' itu akan tetap berkarya.
“Memang ini merupakan album terakhir Payung Teduh bersama saya, namun Payung Teduh akan tetap berjalan. Payung Teduh harus terus tetap berkarya dan menyongsong ruang tunggu-ruang tunggu berikutnya dengan penuh kejutan,” kata Is.
Menurut Is, vokalis dari band yang sudah berdiri sejak 2007 itu, pihak JMI sangat membantu Payung Teduh dalam penyelesaian album yang sudah mereka garap sejak 2012 itu. “Kami ketemu KFC saat progress album sudah 80%. Inilah kekurangan kami anak band yang penuh dengan janji palsu dan enggak punya deadline. Nah karena mereka akhirnya ada deadline dan album ini bisa 100% jadi,” tuturnya.
Cover album ‘Ruang Tunggu’ dibuat oleh Cito sang drummer. Pembuatan cover itu terinspirasi dari lirik salah satu lagu di album tersebut, yaitu 'Muram'. Ia pun berusaha menggambarkan kesembilan lagu dalam satu visual di cover album tersebut.
“Ini rangkuman dari keseluruhan lagu di album kita. Seperti lagu kita ‘Puan Bermain Hujan’, itu di gambarnya ada perempuan sedang main hujan. Lalu ‘Kerinduan’ dari jendela ini kita seolah mengintip dalam rindu. Kira-kira seperti itu,” ucap Cito.

Sementara itu, Steve Lilywhite dari pihak JMI, mengatakan bahwa dirinya sudah tertarik menggarap album Payung Teduh sejak Is memberitahukannya mengenai single ‘Akad’. Ia pun percaya album 'Ruang Tunggu' akan sukses di pasaran.
“Album ini akan laku keras. Lagu-lagunya bagus, albumnya bagus, semua bagus, saya bantu mixing dan mastering. Soal musik mereka (Payung Teduh) yang kerjakan,” ungkap Steve.
Ada sembilan lagu di dalam album 'Ruang Tunggu'. Kesembilan lagu tersebut yaitu 'Akad', 'Di Atas Meja', 'Selalu Muda', 'Mari Bercinta', 'Muram', 'Puan Bermain Hujan', 'Sisa Kebahagiaan', 'Kita Hanya Sebentar', dan 'Kerinduan'.
